Alasan Prabowo Dorong Evakuasi Tenaga Medis dan Pendidik Palestina Diungkap Ahmad Muzani

Foto: Ahmad Muzani dan Prabowo Subianto. (Kolase Generasi.co/Wikipedia)
Foto: Ahmad Muzani dan Prabowo Subianto. (Kolase Generasi.co/Wikipedia)

Presiden Prabowo Subianto berencana mengevakuasi tenaga medis dan pendidik Palestina dari Gaza untuk pemulihan trauma dan peningkatan kapasitas, sebagai persiapan pembangunan masa depan Palestina.

Generasi.co, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengusulkan evakuasi tenaga medis dan tenaga pendidik Palestina dari Gaza untuk menjalani program pemulihan trauma dan peningkatan kapasitas di Indonesia.

Rencana ini disampaikan oleh Ahmad Muzani, Ketua MPR dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, usai bertemu Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Ahmad Muzani menjelaskan bahwa evakuasi ini bertujuan memulihkan trauma sekaligus meningkatkan kompetensi profesional mereka.

“Ketika Palestina bebas dari peperangan, mereka bisa kembali untuk membangun negerinya,” ujar Muzani di Kompleks Istana Kepresidenan.

Selain tenaga profesional, rencana evakuasi juga mencakup kelompok rentan seperti:

  • Anak-anak korban perang
  • Perempuan dan penyandang disabilitas
  • Yatim piatu yang kehilangan keluarga

Koordinasi dengan Negara-Negara Timur Tengah

Prabowo telah mengajak Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania untuk mendukung inisiatif ini. Namun, respons beragam muncul:

  • Turki dan Arab Saudi menyatakan ketidaksetujuan
  • Prasetyo Hadi (Mensesneg) menegaskan bahwa ketidaksepahaman beberapa negara tidak menghentikan niat Indonesia membantu
  • Kemlu RI terus berkoordinasi untuk memastikan evakuasi berjalan lancar

“Presiden tidak gegabah dalam penawaran ini. Kami tetap berkomitmen membantu dengan persetujuan semua pihak,” kata Prasetyo (21/4/2025).

Tantangan dan Pro-Kontra di Tingkat Nasional

Amirsyah Tambunan (Sekjen MUI) menyatakan bahwa wacana ini perlu kajian mendalam:

  • MUI mendukung niat baik Prabowo tetapi menekankan pentingnya kesiapan Indonesia
  • Ada kekhawatiran rencana ini dikaitkan dengan ide relokasi warga Gaza oleh Donald Trump, yang ditolak MUI sebagai bentuk “kejahatan internasional”

Langkah Teknis dan Dukungan Internasional

Pemerintah Indonesia berencana menerbangkan 1.000 pengungsi Gaza pada gelombang pertama jika mendapat persetujuan dari:

  • Negara-negara donor
  • Organisasi kemanusiaan internasional
  • Pihak yang terlibat dalam konflik

Prabowo menegaskan bahwa evakuasi ini murni bersifat kemanusiaan dan tidak terkait dengan agenda politik apa pun.

(BAS/Red)