Pemerintah Apresiasi BRI, Penyaluran KUR Perumahan Tertinggi Secara Nasional

Ketua Umum Perbanas yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Hery Gunardi/Ist.

Generasi.co, JAKARTA – Pemerintah memberikan apresiasi kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) atas kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang dinilai menjadi yang terbaik di antara seluruh perbankan yang menjalankan program tersebut.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan capaian BRI menjadi yang tertinggi dalam penyaluran KUR Perumahan. Menurut dia, kinerja tersebut bahkan menjadi perhatian dalam pembahasan bersama Presiden terkait perkembangan program KUR.

“Dalam seminggu ini kami membahas soal KUR dua kali bersama Presiden. Yang pertama di Hambalang minggu lalu, yang kedua kemarin juga dilaporkan dalam taklimat oleh Menko soal KUR. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan. Dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Data pemerintah menunjukkan BRI memegang peran terbesar dalam penyaluran KUR Perumahan nasional. Dari target nasional sebanyak 88.535 unit dengan plafon Rp50 triliun, BRI mendapat alokasi pembiayaan 46.230 unit atau sekitar 52,2 persen dari target nasional. Dari sisi plafon pembiayaan, target BRI mencapai sekitar 24 persen dari total nasional.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan hingga Juli 2026 realisasi penyaluran KUR Perumahan telah mencapai Rp10,6 triliun atau sekitar 88,3 persen dari target Rp12 triliun yang diberikan pemerintah. Dari sisi jumlah unit, penyaluran telah mencapai 77.592 unit atau sekitar 167 persen dari target.

“Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89%. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan,” ujar Hery.

Selain KUR Perumahan, BRI juga mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga 20 Juli 2026, realisasi FLPP yang disalurkan BRI mencapai 19.075 unit.

BRI juga memegang porsi signifikan dalam keseluruhan Program 3 Juta Rumah. Dari target pembiayaan nasional sebanyak 430.535 unit, BRI mendapat mandat menyalurkan pembiayaan untuk 148.535 unit atau sekitar 34,5 persen dari target nasional.

Hery menegaskan BRI siap memenuhi target penyaluran KUR Perumahan hingga akhir tahun. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat didorong bunga KUR Perumahan yang hanya 6 persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan.

“KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Jadi, pricing atau bunga yang diberikan kepada nasabah hanya 6% per tahun atau sekitar 0,5% per bulan. Karena itu, cicilannya masih sangat terjangkau. Hal tersebut membuat masyarakat antusias. Kalau kita lihat, pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun,” kata Hery.