Krisna Mukti Akui Depresi Setelah Gagal Pilkada dan Terjerat Utang Rp2 Miliar

Foto: Krisna Mukti. (Wikipedia)
Foto: Krisna Mukti. (Wikipedia)

Krisna Mukti mengungkap kisah pilu kegagalannya mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI 2019-2024, termasuk utang Rp2 miliar yang harus ia tanggung.

Generasi.co, Jakarta – Krisna Mukti, pesinetron ternama yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019, membuka kisah pilu di balik kegagalannya mencalonkan diri kembali pada Pemilu 2019.

Krisna Mukti yang merupakan Aktor yang dikenal lewat sinetron Oh Mama Oh Papa itu akui harus mengorbankan segalanya.

Termasuk menghabiskan tabungan dan berutang hingga Rp2 miliar, demi ambisinya kembali ke Senayan.

Saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi TransTV, Jumat (25/4/2025), Krisna Mukti mengungkapkan betapa berat perjuangannya saat itu.

“Jadi dikerahkan segalanya, termasuk uang, tabungan, aset-aset, dan semuanya deh. Eh, tapi gagal,” ujarnya dengan nada kecewa.

Tak hanya menguras harta, Krisna juga sampai berutang demi membiayai kampanye. Sayangnya, situasi tidak berpihak padanya.

“Waktu itu kan saya sudah jarang tampil di TV, jadi terasa banget biayanya. Ditambah pandemi, yang tadinya saya pikir bisa kembali lagi ke TV, ternyata nggak,” jelasnya.

Terjerat Utang Rp2 Miliar, Sempat Alami Depresi

Kegagalannya itu meninggalkan konsekuensi berat. Krisna mengaku sempat memiliki utang menumpuk hingga Rp2 miliar.

“Tapi sekarang sudah lunas, alhamdulillah. Depresi? Pasti dong, utang numpuk, tabungan nol sampai minus. Tapi syukurlah rumah masih aman,” ungkapnya lega.

Belajar dari Kesalahan

Kini, Krisna Mukti menjadikan pengalaman pahit tersebut sebagai pelajaran berharga. Ia mengakui bahwa keputusan untuk mencalonkan diri kembali saat itu terbilang tergesa-gesa.

“Ke depannya, ini jadi pembelajaran. Nggak boleh sembarangan pakai uang. Harus pandai mengambil keputusan, jangan mikirin hari ini saja tapi masa depan juga harus dipikirkan,” tegasnya.

Meski sempat terpuruk, Krisna kini bangkit dan kembali aktif di dunia hiburan.

Ia berharap kisahnya bisa menginspirasi orang lain untuk lebih bijak dalam mengambil langkah besar, terutama di dunia politik.

(BAS/Red)