Generasi.co, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperluas layanan keuangan digital bagi mahasiswa Indonesia yang akan menempuh pendidikan di Hong Kong melalui kerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia Hong Kong (PPI-HK). Layanan tersebut disiapkan sejak mahasiswa masih berada di Indonesia agar kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan dapat dipenuhi sebelum keberangkatan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan perpindahan ke luar negeri untuk menempuh pendidikan membutuhkan kesiapan finansial selain persiapan akademik.
“Kami ingin mahasiswa Indonesia dapat memulai perjalanan studinya dengan lebih tenang karena kebutuhan finansialnya telah dipersiapkan sejak di Tanah Air. BNI menghadirkan ekosistem layanan yang memudahkan mereka membuka rekening, mengakses layanan perbankan digital, hingga bertransaksi di luar negeri secara lebih praktis dan aman,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Layanan yang diberikan meliputi pembukaan rekening, aktivasi aplikasi wondr by BNI, pendaftaran layanan wondr multicurrency, hingga penyediaan kartu debit khusus untuk mendukung transaksi selama berada di Hong Kong.
Program tersebut mulai dijalankan bersamaan dengan kegiatan Pre-Departure Gathering 2026 pada Sabtu (1/8). Dalam kegiatan itu, BNI membantu peserta membuka rekening, mengaktifkan aplikasi wondr by BNI, serta mendaftarkan mereka sebagai pengguna layanan wondr multicurrency.
Selain layanan perbankan, peserta juga memperoleh edukasi mengenai penggunaan layanan digital untuk kebutuhan transaksi sehari-hari serta pengelolaan keuangan selama menjalani studi di Hong Kong.
BNI juga melibatkan kantor cabangnya di Hong Kong untuk mendistribusikan Kartu Debit Multicurrency Co-Branding PPI-HK kepada mahasiswa Indonesia. Kartu tersebut terintegrasi dengan layanan digital BNI sehingga dapat mendukung transaksi internasional dan berbagai kebutuhan perbankan selama berada di luar negeri.
“Kolaborasi dengan PPI-HK menjadi bagian dari komitmen BNI untuk terus memperkuat layanan bagi diaspora Indonesia di berbagai negara,” kata Okki.
BNI menyebut penguatan layanan digital dan jaringan internasional tersebut sejalan dengan transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia. Melalui ekosistem layanan yang disiapkan sejak sebelum keberangkatan, BNI berharap mahasiswa Indonesia dapat menjalani pendidikan di Hong Kong dengan akses transaksi yang lebih mudah dan pengelolaan keuangan yang lebih terencana.










