10 November 2025 Peringatan Hari Apa?

Kalender/Unsplash

Tanggal 10 November 2025 menandai sejumlah peringatan penting, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di Indonesia, tanggal ini dikenal luas sebagai Hari Pahlawan dan juga Hari GANEFO, sementara di dunia internasional, berbagai lembaga memperingatinya sebagai Hari Imunisasi Sedunia, Hari Anak Yatim Sedunia, Hari Sains Sedunia, Hari Keratokonus Sedunia, Hari Kanker NET Sedunia, hingga Hari Akuntansi Internasional. Berikut penjelasan lengkapnya.

Hari Pahlawan Nasional

Setiap 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang keberanian para pejuang dalam Pertempuran Surabaya tahun 1945. Momen bersejarah ini ditetapkan sebagai Hari Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, meskipun bukan merupakan hari libur.
Tahun 2025 ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”. Tema tersebut mencerminkan semangat generasi penerus bangsa yang meneladani perjuangan para pahlawan dengan terus berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia.

Hari GANEFO

Selain Hari Pahlawan, tanggal 10 November juga memperingati Hari GANEFO (Games of the New Emerging Forces), yaitu ajang olahraga internasional yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1963. Berdasarkan catatan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), GANEFO lahir sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi Barat di dunia olahraga internasional.
Meski GANEFO kini tak lagi diadakan, semangat persatuan negara-negara berkembang yang diusungnya tetap menjadi simbol perlawanan terhadap diskriminasi serta pengingat pentingnya sportivitas dan solidaritas global.

Hari Imunisasi Sedunia

Di tingkat dunia, 10 November juga diperingati sebagai World Immunization Day atau Hari Imunisasi Sedunia. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi dalam mencegah penyebaran penyakit menular.
Pada hari ini, lembaga kesehatan global dan pemerintah di berbagai negara mengampanyekan pentingnya vaksinasi bagi anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pemerataan akses imunisasi di seluruh dunia.

Hari Anak Yatim Sedunia

Peringatan World Orphans Day atau Hari Anak Yatim Sedunia jatuh pada Senin kedua bulan November, yang pada tahun 2025 bertepatan dengan 10 November. Hari ini menjadi momentum global untuk mengingat dan memperjuangkan hak anak-anak yatim agar memperoleh kasih sayang, pendidikan, dan kehidupan yang layak.
Berbagai kegiatan sosial seperti donasi, bakti sosial, dan program perlindungan anak biasanya dilakukan pada hari ini sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan mereka.

Hari Sains Sedunia

UNESCO menetapkan Hari Sains Sedunia untuk Perdamaian dan Pembangunan (World Science Day for Peace and Development) pada 10 November sejak tahun 2001. Peringatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang peran penting ilmu pengetahuan dalam menciptakan perdamaian, kemajuan, dan kesejahteraan global.
Tema tahun 2025 adalah “Trust, Transformation, and Tomorrow: The Science We Need for 2050”, yang menyoroti pentingnya membangun kepercayaan terhadap sains serta mendorong transformasi pengetahuan demi masa depan yang lebih baik.

Hari Keratokonus Sedunia

Tanggal 10 November juga diperingati sebagai World Keratoconus Day, sebuah hari kesadaran global mengenai keratokonus, yakni penyakit mata langka yang memengaruhi bentuk kornea dan dapat menyebabkan gangguan penglihatan serius.
Peringatan ini diinisiasi oleh National Keratoconus Foundation (NKCF) untuk meningkatkan edukasi masyarakat, mendorong penelitian medis, serta mengajak publik melakukan pemeriksaan mata secara rutin guna deteksi dini.

Hari Kanker NET Sedunia

Selain itu, World NET Cancer Day juga diperingati setiap 10 November sebagai bentuk dukungan bagi para penyintas kanker neuroendokrin (NET) — jenis kanker langka yang berasal dari sel sistem neuroendokrin.
Melalui kampanye global ini, masyarakat diingatkan agar lebih mengenali gejala awal kanker NET yang kerap disalahartikan sebagai penyakit umum, sekaligus mendorong penelitian dan perawatan yang lebih efektif bagi pasien di seluruh dunia.

Hari Akuntansi Internasional

Tak kalah penting, 10 November juga menjadi Hari Akuntansi Internasional (International Accounting Day) yang diperingati untuk menghormati profesi akuntan serta kontribusinya terhadap transparansi dan stabilitas ekonomi global.
Pemilihan tanggal ini merujuk pada 10 November 1494, ketika Luca Pacioli, seorang matematikawan asal Italia, menerbitkan buku “Summa de Arithmetica”. Buku tersebut memuat sistem pencatatan ganda (double-entry bookkeeping) yang menjadi fondasi praktik akuntansi modern hingga saat ini.

Dengan demikian, 10 November bukan hanya hari penuh makna bagi Indonesia melalui peringatan Hari Pahlawan, tetapi juga menjadi momentum refleksi global atas beragam isu kemanusiaan, kesehatan, sains, dan profesi yang berkontribusi bagi peradaban dunia.