Jakarta – Ketua MPR RI Ahmad Muzani berharap peserta Grand Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional 2026 kelak menjadi pemimpin bangsa, termasuk mengisi kursi parlemen dan menjalankan tugas konstitusional MPR.
Pesan tersebut disampaikan Muzani saat membuka Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Sebanyak 38 sekolah dari 38 provinsi menjadi finalis setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
Muzani mengatakan LCC Empat Pilar tidak sekadar menjadi kompetisi untuk menguji pengetahuan siswa mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai kebangsaan sekaligus mempersiapkan calon pemimpin masa depan.
“Gedung ini adalah saksi sejarah bangsa. Di sinilah Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum dilantik oleh MPR. Saya menaruh harapan besar, kelak di antara adik-adik peserta lomba inilah yang akan duduk di ruangan ini sebagai pimpinan atau anggota MPR yang melantik Presiden Republik Indonesia berikutnya,” ujar Muzani.
Ia menekankan, peserta LCC Empat Pilar tidak hanya diharapkan menjadi juara, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai kegotongroyongan, kebersamaan, toleransi, persatuan, dan kebinekaan.
“Itulah intisari peran sebagai Duta Empat Pilar. Kami tidak sekadar ingin mencetak juara lomba, kami ingin mencetak kader pemimpin bangsa yang memahami konstitusi secara mendalam,” katanya.
Muzani juga meminta para peserta terus membaca, belajar, berdiskusi, dan bertanya meski kompetisi telah berakhir.
“Lomba ini akan berakhir, tetapi proses belajar tidak boleh berhenti demi menemukan kebenaran serta kebijaksanaan bersama,” ujarnya.
Dorong Jejaring Antarpelajar
Muzani mengapresiasi keberagaman 38 sekolah yang menjadi finalis, baik dari SMA negeri, SMA swasta, madrasah aliyah maupun sekolah berbasis keagamaan.
Menurut dia, keberagaman latar belakang tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk membangun persahabatan dan jejaring kebangsaan.
Ia pun meminta seluruh peserta menjaga komunikasi dan silaturahmi setelah kompetisi berakhir.
“Pesan saya, buatlah grup jejaring komunikasi bersama seluruh peserta. Rawat tali silaturahmi ini sebagai satu keluarga besar Republik Indonesia,” kata Muzani.
Muzani kembali mengingatkan bahwa regenerasi kepemimpinan bangsa akan terus berlangsung. Ia menyebut terdapat 732 kursi anggota MPR RI yang pada waktunya akan mengalami regenerasi.
“Di tangan kalianlah estafet masa depan bangsa dititipkan. Ada 732 kursi anggota MPR yang pada saatnya akan mengalami regenerasi, dan kursi tersebut layak diisi oleh generasi cerdas dan berkarakter seperti kalian,” tandasnya.
Setelah sambutan tersebut, Muzani secara resmi membuka Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional 2026.
Pembukaan dihadiri Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto, serta jajaran pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI.
Turut hadir Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Toni Toharudin, Plt Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, serta perwakilan dinas pendidikan dan guru pendamping dari seluruh provinsi.
Ke-38 sekolah finalis akan bersaing memperebutkan predikat juara nasional LCC Empat Pilar MPR RI 2026 dan kategori yel-yel terbaik. Puncak final dijadwalkan berlangsung Rabu (26/8/2026) di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, setelah seluruh peserta menyelesaikan enam babak penyisihan.










