Generasi.co, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mengapresiasi pemaparan kinerja yang disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi, terkait pelaksanaan APBN Tahun 2024.
Dalam rapat kerja yang digelar di Komisi V DPR RI, Danang mengapresiasi terhadap kinerja tim jajaran dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI yang jadi faktor pendukung pencapaian tersebut.
“Walaupun Pak Menteri baru, tapi tim di belakang Bapak sudah berproses dengan baik. Saya yakin mereka dapat mendukung dan mensuport Bapak dalam menjalankan tugas,” kata Danang, di Jakarta, dimuat Kamis (7/11/2024).
Pada kesempatan itu, Danang juga menyoroti pentingnya penerapan sistem berbasis elektronik dalam sektor perhubungan.
Menurutnya, sistem aplikasi yang mendukung layanan publik dan perizinan di Kemenhub RI perlu terus dikembangkan dan disempurnakan.
Hal tersebut agar lebih efisien serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Penyederhanaan proses perizinan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik.”
“Selain itu, hal ini juga membuka peluang untuk meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ucap Danang, yang turut disinggung oleh Ketua Komisi V DPR dalam rapat tersebut.
Legislator dari Dapil Jawa Tengah III ini juga mengingatkan akan pentingnya Kemenhub RI untuk jadi sektor terdepan dalam implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Hal ini, menurutnya, dapat menjadi model bagi kementerian lain dalam upaya mempercepat pelayanan publik.
Di sisi lain, Danang juga menekankan pentingnya fokus pada penurunan tarif tiket angkutan, terutama menjelang periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta angkutan Lebaran.
Ia berpandangan, Kemenhub RI harus menjadi bagian utama dalam satuan tugas penurunan tarif tiket, agar pelayanan transportasi selama periode tersebut dapat lebih terjangkau masyarakat.
Danang juga mengingatkan tentang masalah perlintasan sebidang di sektor perkeretaapian yang masih banyak dijumpai.
Danang mendorong Kementerian Perhubungan untuk melakukan kajian lebih mendalam dan mencari solusi alternatif.
Baik itu eperti pembangunan flyover atau under pass di perlintasan-perlintasan yang rawan kecelakaan.
“Kami berharap agar masalah perlintasan sebidang ini bisa segera teratasi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,”
“dan kami siap mendukung setiap upaya yang dapat mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan kereta api,” pungkasnya. (Red)










