PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bergerak cepat membantu percepatan pemulihan sosial masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bank pelat merah ini memfokuskan aksinya pada pembersihan material lumpur dan sisa banjir di fasilitas ibadah, salah satunya di Masjid Darul Aman, Jorong Toboh, Nagari Malalak.
Langkah ini diambil untuk memastikan warga dapat kembali beribadah dengan aman dan nyaman, mengingat kondisi masjid yang sempat dipenuhi material lumpur, batu, dan kayu akibat banjir bandang susulan yang terjadi pada akhir Desember 2025 lalu.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa pemulihan fasilitas umum yang bernilai strategis bagi kehidupan sosial dan keagamaan menjadi prioritas perusahaan.
“Melalui kegiatan ini, BNI berharap dapat membantu masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas ibadah dan sosial dengan aman dan nyaman, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana,” ujar Okki dalam keterangan tertulisnya.
Sinergi di Bawah Koordinasi Danantara
Dalam pelaksanaannya, aksi kemanusiaan ini tidak dilakukan sendirian. BNI bersinergi dengan Keluarga Besar BUMN melalui program BUMN Peduli bertajuk ‘Satu Hati untuk Sumatera’.
Program ini berjalan di bawah koordinasi Danantara Indonesia, lembaga pengelola investasi dan aset negara. Kolaborasi ini mengerahkan sumber daya untuk membersihkan endapan lumpur tebal yang mengganggu area utama masjid agar prosesnya berjalan efektif.
Okki menambahkan, kegiatan ini merupakan implementasi dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI yang berkelanjutan. Bantuan tidak hanya terbatas pada pembersihan awal, namun juga membuka kemungkinan untuk renovasi fasilitas jika kerusakan dinilai parah.
“Kami berharap dukungan ini dapat membantu menciptakan kembali lingkungan yang aman dan nyaman, termasuk dalam hal kebutuhan beribadah, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” pungkas Okki.










