Wakil Ketua MPR RI, Fraksi PKS Dr. KH. M. Hidayat Nur Wahid., MA, membuka babak penyisihan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Provinsi Jawa Barat, di Bandung Sabtu (18/10/2025). Prosesi pembukaan LCC tingkat Provinsi Jabar, ini ditandai dengan membunyikan alat musik Angklung oleh Hidayat Nur Wahid, bersama Wakil Ketua Badan Sosialisasi Agun Gunanjar Sudarsa dan Abidin Fikri. Juga anggota Badan Sosialisasi Nurul Arifin, Sekda Provinsi Jabar Dr Herman Suryatman, Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah, Kepala Biro Persidangan MPR RI Wachid Nugroho serta Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Iis Rustiasih.
Dalam sambutannya, Hidayat Nur Wahid atau HNW antara lain mengatakan, LCC adalah model sosialisasi yang paling disukai dan sangat dekat dengan siswa SLTA dan Generasi Z. Hal ini sudah dirasakan sejak lama, bahkan saat dirinya masih menjadi Ketua MPR atau periode 2004-2009. Karena itu kembali digelarnya sosialisasi 4 pilar MPRRI dengan mempergubakan methode LCC pasca pandemi Covid-19, haruslah diapresiasi dan patut disyukuri.
“Dulu saat awal sosialisasi anggaran MPR sangat terbatas, MPR juga tidak memiliki perwakilan di daerah, padahal MPR adalah satu-satunya lembaga negara yang diberikan tugas oleh UU untuk melaksanakan sosialisasi terhadap segala putusan MPR termasuk Pancasila maupun perubahan konstitusi (UUD) yang terjadi selama era reformasi beserta implikasinya,” katanya.
“Maka, patut disyukuri jika sekarang, pimpinan MPR bersama dan pimpinan Badan sosialisasi yang didalamnya ada Pak Agun Gunanjar Sudarsa, Pak Abidin Fikri dan Ibu Nurul Arifin, sepakat kembali menyelenggarakan kegiatan yang sangat disukai, sangat dekat dengan anak-anak muda yaitu sosialisasi Empat Pilar melalui Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR,” sambung HMW.
Lebih membahagiakan, menurut Hidayat LCC kemudian hadir sebagai kegiatan yang makin diminati, oleh sekolah-sekolah termasuk para Guru san murid. LCC bukan hanya menghadirkan kegiatan yang atraktif, menarik, dan kompetitif, tapi juga efektif untuk menyampaikan nilai-nilai karakter bangsa sebagaimana ketentuan dalam 4 Pilar MPR RI. Dan penyampaiannya melalui methode Lomba Cerdas Cermat itu ternyata sangat disukai generasi muda/Gen Z. Ini penting, karena sekarang zamannya kaum millenial dan Gen Z, mereka menolak kegiatan yang sifatnya indoktrinasi, seperti yang terjadi sebelum era reformasi.
“Mengapa anak-anak pelajar, karena kita bangsa Indonesia akan terus melanjutkan perjalanan sejarah. Generasi millenial, Gen Z bahkan generasi Alfa Indonesia, merekalah yang akan bertemu dengan peringatan tasyakuran Indonesia Mas 2045, atau 100 tahun Indonesia. Sangat penting bila generasi millenial, anak-anak gen Z, serta anak-anak generasi alfa, bisa memahami tentang Indonesia kita yang terangkum dalam empat pilar MPR RI, agar makin mencintai Indonesia, agar mempersiapkan diri menjadi panen bonus demogarfi positif, menyambut Indonesia Emas 2045” kata politisi PKS dapil Jakarta 2 itu.
Karena itu, kata Hidayat LCC menjadi sarana yang baik karena kehadirannya diterima dengan antusias oleh para pelajar. Diharapkan, melalui LCC para pelajar akan semakin mengenal karakter bangsanya, sehingga muncul kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Semoga peserta LCC dari provinsi Jawa Barat, ini bisa meneruskan perjuangan para pendahulunya, baik sebelum masa kemerdekaan maupun setelah merdeka. Karena para pahlawan asal Jabar sangat banyak jumlahnya, mereka berjasa besar dalam menyiapkan Indonesia merdeka maupun setelahnya,” kata Hidayat.
Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR Agun Gunanjar Sudarsa dalam laporannya mengatakan, babak penyisihan LCC 2025 sudah berlangsung di 36 provinsi. Tinggal tersisa 2 provinsi lagi, yaitu Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Rencananya kedua babak penyisihan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat, agar terpilih peserta yang mewakili masing masing provinsi ditingkat pusat.
Menurut Agun LCC sesungguhnya hanya metode dari Badan Sosialisasi kepada para siswa SMA , untuk memahami, mendalami kemudian mengimplementasikan Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari hari, dan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“LCC tidak dilaksanakan begitu saja. Di dalamnya terkait dengan asta cita yang ditetapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Yaitu penguatan ideologi Pancasila, demokrasi dan HAM. LCC dimaknai sebagai bagian dari karakter. Melalui empat pilar kebangsaan, ini diharapkan para siswa memiiki pola pikir, bicara dan tindakan tangan berkarakter Pancasila,” ungkap Agun.
Babak penyisihan LCC Provinsi Jabar diikuti 9 SLTA. Yaitu, SMAN 1 Pamijahan Kabupaten Bogor, SMAN 1 Palimanan kabupaten Cirebon, SMAN 1 Cianjur kabupaten Cianjur, SMAN 1 Bandung kota Bandung, SMAN 2 Kota Bogor, SMAN 1 Kota Sukabumi, SMAN 1 Majalengka, SMAN 3 Bekasi dan SMAN 2 Karawang. Setelah bertanding dengan sesama peserta, keluar sebagai pemenang dan akan mewakili Provinsi Jabar ditingkat Nasional adalah SMAN 1 Majalengka. Di babak final, SMAN 1 Majalengka mengalahkan SMAN 1 Karawang yang duduk diperingkat kedua dan SMAN 3 Bekasi di peringkat ke 3.










