Yogyakarta, Generasi.co — Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. (HNW), memompa semangat nasionalisme puluhan pelajar sekolah menengah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia mendesak Generasi Z untuk tidak buta sejarah dan meneladani pengorbanan heroik para pendiri bangsa, khususnya dedikasi total Sultan Hamengkubuwono IX dalam mempertahankan eksistensi Republik Indonesia di awal kemerdekaan.
Pesan kebangsaan yang tajam ini disampaikan HNW saat membuka secara resmi seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi DIY, Sabtu (11/4/2026).
HNW membeberkan fakta sejarah yang tak boleh dilupakan oleh generasi muda: keikhlasan Sultan Hamengkubuwono IX yang rela meleburkan diri demi NKRI, bahkan memberikan suntikan dana segar berupa 6,5 juta gulden—setara Rp650 miliar—kepada pemerintah Republik Indonesia yang saat itu baru seumur jagung.
“Agar Pemerintahan Republik Indonesia menggunakan uang itu untuk mencetak uang Republik Indonesia, dan pembiayaan operasional bagi negara Indonesia yang baru dimerdekakan. Supaya Indonesia yang merdeka ini betul-betul eksis dan berwibawa,” ungkap HNW membongkar memori perjuangan masa lalu.
LCC Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pembuktian Cinta Tanah Air
Bagi HNW, ajang cerdas cermat ini bukanlah sekadar kompetisi akademik untuk memperebutkan piala, melainkan medan pembuktian seberapa dalam para pelajar memahami dan mencintai bangsanya. Ia mewanti-wanti Gen Z hingga Generasi Alfa kelak, bahwa pemahaman akan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah senjata utama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kita yang berada di abad ke-21, termasuk Gen Z… tidak boleh lupa dengan sejarah di mana kita sekarang ini berada. Agar makin rajin mempelajari, makin memahami supaya makin mencintai Indonesia dengan melanjutkan perjuangan para pahlawan,” tegasnya.
9 Sekolah Bertarung Rebut Tiket Nasional
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh HNW, disaksikan langsung oleh perwakilan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X, Lilik Adi Aryanto (Kepala Kesbangpol DIY), serta jajaran pejabat teras Sekretariat Jenderal MPR RI dan Dinas Pendidikan DIY.
Tercatat ada sembilan sekolah unggulan se-Provinsi DIY yang berduel sengit memperebutkan satu tiket eksklusif menuju Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat nasional. Kesembilan sekolah tersebut adalah SMKN 1 Wonosari, SMAN 2 Banguntapan, SMAN 1 Teladan Yogyakarta, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Bantul, MAN 1 Yogyakarta, MAN 7 Yogyakarta, SMAN 2 Bantul, serta MAN 2 Sleman.
Menutup arahannya, HNW berharap kompetisi bergengsi ini mampu mencetak agen-agen perubahan yang siap mengamalkan keteladanan para pemimpin bangsa.
“Melalui LCC, diharapkan generasi muda semakin memahami makna perjuangan dan sikap Sri Sultan Hamengkubuwono ke-9 dan ke-10 yang berhasil menjaga persatuan di atas keberagaman di Yogyakarta,” pungkas HNW.










