Eddy Soeparno Ajak Jaga Demokrasi dan Dukung Komitmen Dialog Presiden Prabowo

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Sumber: mpr.go.id)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Sumber: mpr.go.id)

Pimpinan MPR dari PAN, Eddy Soeparno, dukung komitmen dialog Presiden Prabowo dan ajak semua pihak jaga demokrasi dari anarki dan tindakan merugikan masyarakat.

Generasi.co, Jakarta – Pimpinan MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno merespons positif ajakan dialog yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di tengah meningkatnya aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

Menurut Eddy, sikap Presiden yang membuka ruang dialog mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi yang sehat.

“Sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi, komitmen visi dan ide PAN sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo untuk menjaga dan merawat ruang dialog dalam demokrasi,” ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Senin (1/9/2025).

Sebagai doktor Ilmu Politik lulusan Universitas Indonesia, Eddy mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga demokrasi Indonesia dari ancaman anarki dan tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat luas.

“Ruang penyampaian pendapat selalu terbuka, ruang dialog juga didorong oleh Presiden Prabowo untuk dilaksanakan bersama kementerian dan lembaga terkait. Penyampaian aspirasi juga diberikan kesempatan dalam berbagai forum,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya menjadikan aksi damai, dialog, dan kolaborasi sebagai sarana utama menyampaikan aspirasi, bukan melalui aksi yang merusak fasilitas umum atau mengganggu ketertiban.

“Sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo, saya mengajak ayo jaga demokrasi kita dari segala bentuk anarki dan perusakan fasilitas umum. Aksi damai, dialog, dan juga kolaborasi bisa lebih memberikan dampak yang baik untuk masyarakat yang diperjuangkan,” lanjut Wakil Ketua Umum PAN itu.

Eddy juga menyoroti peran aktif MPR RI dalam membuka ruang komunikasi yang konstruktif. Ia menyampaikan bahwa selama menjabat, dirinya terus mendorong dialog melalui berbagai forum, termasuk dalam program MPR Goes to Campus.

“Karena saya percaya MPR adalah rumah kolaborasi bagi semua pihak yang ingin Indonesia lebih baik, lebih maju, dan tentu lebih sejahtera,” katanya.

Dalam rangkaian kunjungan ke lebih dari 30 universitas di seluruh Indonesia, Eddy membuka ruang diskusi terbuka dengan akademisi, mahasiswa, dan guru besar. Menurutnya, banyak gagasan serta kritik konstruktif yang ia terima demi kemajuan bangsa.

“Selama rangkaian kuliah terbuka saya ke lebih dari 30 universitas, ruang dialog selalu saya buka dengan para akademisi, mahasiswa, dan guru besar. Banyak gagasan dan juga kritik yang disampaikan agar Indonesia ke depan lebih baik,” tutupnya.

(mpr.go.id)