Letjen Kunto Arief Wibowo Digeser Menjadi Staf Khusus KSAD

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, putra mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mengalami mutasi jabatan dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Mutasi ini tertuang dalam surat keputusan terbaru dari Panglima TNI.  

Posisi Pangkogabwilhan I yang ditinggalkan Letjen Kunto akan diisi oleh Laksamana Muda (Laksda) Hersan, yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III.

Letjen Kunto, lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992, saat ini berusia 54 tahun. Dengan berlakunya Undang-Undang TNI yang baru, karier militernya masih terbilang panjang, mengingat perwira tinggi dengan pangkat Letnan Jenderal dapat bertugas hingga usia 62 tahun.  

Perjalanan karier Letjen Kunto di dunia militer cukup panjang dan beragam. Ia telah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Komandan Resor Militer (Danrem) 044/Garuda Dempo, Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD).

Selanjutnya, Danrem 032/Wirabraja, Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) III/Siliwangi, Panglima Divisi Infanteri (Pangdiv) 3/Kostrad, Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi, Wakil Komandan (Wadan) Kodiklat TNI AD, hingga Pangkogabwilhan I.

Dengan pangkat Letnan Jenderal yang disandangnya, Kunto juga memiliki peluang untuk mengisi posisi Wakil Panglima TNI. Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengungkapkan bahwa beberapa kandidat sedang dipertimbangkan untuk posisi tersebut.

“Ada beberapa kandidat,” kata Jenderal Agus Subiyanto usai rapat bersama Komisi I di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4). “Nanti kita akan pilih siapa yang terbaik. Bisa bantu program-program saya, program pemerintah,” lanjutnya.