Generasi.co, Jakarta – Kementerian Koperasi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (15/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Ferry menyampaikan laporan keuangan Kementerian Koperasi Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran negara.
Ferry mengatakan opini WTP yang kembali diraih menjadi hasil kerja seluruh jajaran Kementerian Koperasi dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab.
“Alhamdulillah, Kementerian Koperasi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab,” kata Ferry.
Ia menegaskan, capaian tersebut akan menjadi pijakan bagi Kementerian Koperasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan anggaran.
Menurut Ferry, kementeriannya juga berkomitmen memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi rakyat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, mengoptimalkan pemanfaatan anggaran, serta memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi rakyat demi mewujudkan kesejahteraan yang semakin merata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.










