Generasi.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji ulang sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk warga di desil bawah dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan Presiden meminta seluruh masukan mengenai pelaksanaan MBG dikaji secara menyeluruh sebelum pemerintah menetapkan kebijakan lanjutan.
“Beliau mendengarkan semua masukan dari semua peserta rapat yang hadir tadi, ada usulan yang macam-macam,” kata Agustina usai menghadap Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Menurut Agustina, Presiden mengarahkan agar penerima manfaat yang dinilai tidak lagi perlu memperoleh program tersebut dapat dievaluasi, sementara kelompok masyarakat yang paling membutuhkan justru menjadi prioritas.
“Yang perlu diefisiensikan, yang tidak harus menerima lagi program MBG ya silakan, tidak usah menerima lagi. Tetapi mereka yang berada di desil yang di bawah, di daerah yang tertinggal, di daerah yang bervalensi stuntingnya tinggi silakan diberikan,” ujarnya.
Arahan tersebut, kata Agustina, menjadi dasar bagi BGN untuk membenahi pelaksanaan program MBG yang menjangkau jutaan penerima manfaat.
Presiden juga meminta seluruh kementerian memberikan dukungan kepada pimpinan BGN dalam menyempurnakan pelaksanaan program tersebut.
“Bagi kami adalah perintah beliau kepada seluruh kementerian bantu pimpinan BGN untuk membenahi ini karena kami tahu ini tidak mudah karena melibatkan jutaan penerima manfaat,” kata Agustina.
Sebagai tindak lanjut, BGN akan memperbaiki data penerima manfaat agar pemerintah dapat mengambil keputusan secara tepat sesuai arahan Presiden.










