Generasi.co, Jakarta – Indonesia dan China akan memfokuskan Dialog Strategis Komprehensif (CSD) perdana pada penguatan kemitraan ekonomi dalam pertemuan tingkat menteri luar negeri kedua negara di Jakarta, Jumat.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi akan memimpin pertemuan tersebut. Wang Yi tiba di Jakarta pada Kamis malam dan disambut Sugiono.
Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI Arifianto Sofiyanto mengatakan kemitraan ekonomi menjadi fokus pembahasan dalam CSD yang untuk pertama kalinya digelar kedua negara.
“Untuk pembahasan CSD kali ini disepakati akan dititikberatkan pada kemitraan ekonomi,” kata Arifianto dalam keterangan media di Jakarta.
CSD merupakan mekanisme bilateral baru di tingkat menteri luar negeri. Mekanisme tersebut dibentuk ketika Sugiono melakukan kunjungan ke Beijing pada April 2025.
Forum itu digunakan untuk mengidentifikasi capaian kerja sama Indonesia dan China sekaligus menetapkan prioritas strategis kedua negara ke depan.
Selain CSD, Indonesia dan China juga akan menggelar pertemuan kedua Mekanisme Dialog 2+2 yang mempertemukan menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara.
Pertemuan 2+2 akan membahas penguatan kerja sama politik, pertahanan, dan keamanan, baik dalam konteks bilateral, regional, maupun global.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan CSD perdana juga akan membahas pembangunan dan modernisasi kedua negara.
“Kedua pihak akan fokus pada sinergi yang lebih baik antara strategi pembangunan, mengeksplorasi langkah-langkah praktis untuk memperdalam komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama, dan memperkuat modernisasi masing-masing negara,” kata Lin Jian.
Dua agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia dan China memperkuat hubungan kemitraan strategis komprehensif.










