Prabowo Perintahkan Kabinet Turun Langsung Tangani Gempa NTT

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Generasi.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran Kabinet Merah Putih dan sejumlah lembaga terkait turun langsung menangani dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan maksimal.

Prabowo meminta Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, serta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom hadir langsung di lokasi terdampak.

“Saya juga telah meminta jajaran terkait (Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, beserta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom) untuk hadir langsung di lapangan,” kata Prabowo melalui Instagram @prabowo, Minggu, 16 Agustus 2026.

Prabowo menegaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas pemerintah dalam penanganan bencana tersebut.

“Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini. Pemerintah akan terus berupaya yang terbaik untuk memulihkan keadaan,” ungkapnya.

Pemerintah juga telah memberangkatkan 50.000 paket bantuan sembako untuk masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diberangkatkan pada 15 Agustus 2026.

“Untuk membantu meringankan langkah di masa sulit ini, 50.000 paket bantuan sembako telah kami berangkatkan pada 15 Agustus kemarin,” ucap Prabowo.

Prabowo turut menyampaikan duka cita kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa.

“Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi,” tulisnya.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan pembaruan data BNPB pada Minggu sore, sebanyak 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka.

BNPB juga mencatat ratusan rumah mengalami kerusakan. Sejumlah fasilitas umum turut terdampak gempa.