Seskab Teddy Bertemu Mensesneg hingga Kapolri Bahas Program Prioritas Pemerintah

Seskab Teddy bertemu para pejabat negara membahas program prioritas pemerintah (Sumber: Instagram @prasetyo_hadi28)
Seskab Teddy bertemu para pejabat negara membahas program prioritas pemerintah (Sumber: Instagram @prasetyo_hadi28)

Seskab Teddy Indra Wijaya dan pejabat tinggi negara bahas isu keamanan dan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih yang dipimpin langsung Presiden Prabowo.

Generasi.co, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya menggelar pertemuan penting bersama sejumlah pejabat tinggi negara untuk membahas dinamika politik dan keamanan nasional. Pertemuan berlangsung pada Jumat malam (18/7/2025) di Jakarta.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BIN Letjen (Purn) Muhammad Herindra, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Jumat malam yang produktif bersama Wakil Ketua DPR RI Bapak Prof Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Bapak Prasetyo Hadi, Kapolri Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Bapak Letjen TNI (Purn) Herindra,” ujar Teddy, dikutip Sabtu (19/7).

Diskusi yang berlangsung secara tertutup itu tidak hanya menyoroti perkembangan situasi keamanan dan politik, tetapi juga memfokuskan perhatian pada sejumlah program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam dokumentasi yang dibagikan Sekretariat Kabinet, tampak beberapa pejabat mencatat poin penting selama rapat berlangsung.

Sejumlah program yang sudah berjalan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Sekolah Rakyat (SR) turut dibahas sebagai bagian dari agenda nasional. Salah satu fokus utama adalah peluncuran program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, yang dijadwalkan berlangsung serentak di berbagai wilayah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam konferensi pers sebelumnya (15/7), menyatakan peluncuran Kopdes Merah Putih akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo di Klaten, Jawa Tengah pada Senin (21/7/2025).

Hingga pertengahan Juli, tercatat sekitar 81.000 koperasi desa telah terbentuk di seluruh Indonesia, dan 77.000 di antaranya telah memiliki badan hukum. Dalam peluncuran mendatang, sebanyak 103 koperasi percontohan akan diperkenalkan kepada Presiden sebagai bagian dari showcase program.

“Sempurnanya, kami targetkan 28 Oktober 2025, dari 80 ribu itu, 80 persen ditargetkan sudah beroperasi,” ungkap Zulhas.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi desa dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional berbasis koperasi.

(BAS/Red)