Novita Wijayanti Ajak Perempuan Jadi Garda Depan Implementasi Empat Pilar MPR RI

Anggota MPR RI Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M./Ist.

Generasi.co, CILACAP – Anggota MPR RI Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M. menegaskan perempuan memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat. Peran tersebut dinilai semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di ruang digital.

Hal itu disampaikan Novita saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Cilacap yang diikuti kaum perempuan, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, kader masyarakat, dan tokoh perempuan. Kegiatan berlangsung tertib, lancar, serta diikuti peserta dengan antusias hingga selesai.

Menurut Novita, Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.

Menjawab pertanyaan peserta mengenai peran perempuan menghadapi tantangan perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan derasnya informasi di media digital, Novita menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pendidik pertama dalam keluarga.

“Perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga dan memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, toleransi, gotong royong, serta cinta tanah air kepada generasi penerus,” ujar Novita.

Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan literasi digital agar masyarakat, khususnya perempuan, mampu menyaring informasi secara bijak serta tidak mudah terpengaruh hoaks maupun konten yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

Pada sesi diskusi, peserta lain menanyakan bagaimana perempuan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan perannya di lingkungan keluarga.

Menanggapi hal itu, Novita mengatakan pemberdayaan perempuan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan kapasitas ekonomi, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga pengambilan keputusan di lingkungan masing-masing.

“Perempuan yang berdaya dan memahami nilai-nilai kebangsaan akan menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan sesuai dengan semangat Empat Pilar MPR RI,” katanya.