Sufmi Dasco Ahmad pimpin Timwas Haji DPR RI 2025. Fokus pada evaluasi menyeluruh dan pengawasan lapangan dengan dukungan relawan WNI di Arab Saudi.
Generasi.co, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, resmi ditunjuk sebagai Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2025. Penunjukan ini membuka harapan baru terhadap perbaikan tata kelola ibadah haji Indonesia, menyusul sejumlah kendala yang mencuat dalam pelaksanaan haji pada tahun-tahun sebelumnya.
Dalam rapat persiapan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/5/2025), Dasco menyampaikan evaluasi menyeluruh akan menjadi titik awal langkah perbaikan.
“Temuan dari penyelenggaraan haji 2023 dan 2024 akan menjadi bahan utama evaluasi dan peningkatan untuk haji 2025 ini,” ujar Dasco dalam pernyataan resminya, Senin (2/6).
Tidak hanya mengandalkan penilaian internal, Dasco juga berencana mengundang narasumber berpengalaman dan praktisi lapangan, demi memperoleh masukan konkret untuk menyelesaikan berbagai permasalahan secara menyeluruh.
Sorotan Masalah Kunci
Dari hasil pemantauannya, Dasco menyoroti dua aspek penting yang dinilai bermasalah dalam penyelenggaraan haji sebelumnya:
Fungsi Pembimbing Haji
Menurutnya, pembimbing yang seharusnya mendampingi jemaah malah terlihat menjalankan ibadah secara pribadi dan bahkan ditemukan lebih sering di pusat perbelanjaan ketimbang mendampingi jemaah.
“Saya menemukan kasus di 2023, di mana pembimbing haji yang seharusnya mendampingi jemaah, justru sibuk menunaikan ibadah haji sendiri. Ironisnya, saya malah lebih sering bertemu mereka di pusat perbelanjaan,” ungkap Dasco.
Biaya Katering dan Akomodasi
Ia juga menyoroti keluhan penyedia katering yang menyebut harga bisa ditekan tanpa mengorbankan mutu, serta pentingnya penyediaan akomodasi yang lebih dekat dengan Masjidil Haram, mengingat tingginya biaya yang ditanggung jemaah.
Terobosan Pengawasan Lewat Relawan
Untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal di lapangan, Dasco memperkenalkan inisiatif baru: melibatkan sekitar 100 WNI relawan yang bermukim di Arab Saudi. Para relawan ini akan disiagakan di titik-titik penting seperti:
- Area tenda jemaah
- Titik penjemputan
- Rumah sakit dan fasilitas kesehatan
“Mereka adalah aset berharga karena menguasai daerah, bahasa, dan tentu saja sebagai sesama orang Indonesia. Mereka akan menjadi mata dan telinga Timwas di lapangan,” ujar Dasco.
Menuju Haji yang Efisien dan Humanis
Melalui pendekatan tiga jalur — evaluasi mendalam, penyelesaian masalah spesifik, serta pengawasan berbasis relawan lapangan — Dasco berkomitmen mendorong penyelenggaraan ibadah haji yang lebih efisien, manusiawi, dan terfokus pada kenyamanan jemaah.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu memberikan peningkatan signifikan terhadap kualitas layanan haji dan memastikan bahwa para jemaah Indonesia dapat menunaikan rukun Islam kelima dengan tenang, aman, dan bermartabat.
(BAS/Red)










