Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya adopsi teknologi untuk menyukseskan program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini menjadi bahasan utama saat ia menerima audiensi dari PT SCO-Setu Sino Nusantara atau PT Obor Indonesia China di Jakarta, Kamis (22/01).
Dalam pertemuan tersebut, Ferry menyambut positif peluang transfer teknologi dari Tiongkok. Menurutnya, kerja sama ini strategis mengingat sejarah panjang hubungan kedua negara, ditambah posisi keduanya yang kini sama-sama tergabung dalam aliansi ekonomi BRICS.
“Pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar koperasi desa mampu tumbuh modern, efisien, dan berdaya saing,” ujar Ferry.
Dukungan Teknologi Menyeluruh
Didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan jajaran Staf Khusus, Ferry menekankan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih harus dijalankan secara komprehensif. Dukungan teknologi yang tepat guna dinilai mutlak diperlukan agar koperasi di tingkat desa tidak tertinggal zaman.
“Saya menyambut baik peluang transfer teknologi antara Indonesia dan Tiongkok,” tambahnya.
Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi IV DPR RI Rokhimin Dahuri, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Diplomasi dan Pertahanan Ke-1 Mayjen TNI (Purn.) Sudrajat, serta Direktur PT Obor Indonesia China, Mary.










