GENERASI.CO, TANGERANG – Swiss German University (SGU) resmi menyambut kedatangan mahasiswa baru melalui penyelenggaraan SGU Student Orientation Week 2026 yang berlangsung pada 7–10 September 2026. Mengusung tema “Lynoria” dengan semboyan “Start Today, Shape Tomorrow”, perhelatan ini menjadi gerbang awal pengenalan atmosfer akademik, dinamika kehidupan kampus, dan pembekalan peluang pengembangan potensi diri bagi sivitas akademika baru.
Gagasan Lynoria memancarkan dorongan moril untuk melangkah maju, memprakarsai tindakan, serta memiliki keteguhan tekad dalam menata masa depan secara nyata. Lewat tema ini, mahasiswa baru tidak sekadar diarahkan untuk menyesuaikan diri dengan kultur perguruan tinggi, melainkan juga dimotivasi agar berpartisipasi aktif dalam meniti jalur pendidikan, mengasah karakter, serta menorehkan kontribusi nyata di lingkungan universitas.
Pondasi Lynoria berakar pada tiga pilar fundamental, yakni inisiatif (initiative), pertumbuhan dan arahan (growth & direction), serta tindakan bermakna (purposeful action). Ketiga landasan tersebut memandu mahasiswa untuk berani mengambil langkah awal, memacu proses belajar yang terarah, sekaligus mentransformasikan gagasan dan niat baik menjadi perbuatan konkret.
Secara visual, identitas konsep ini ditandai oleh simbol kompas dan fajar yang menyingsing. Kompas menjadi metafora dari arah, inisiatif, dan keberanian mengambil ketetapan hidup. Sementara itu, matahari terbit mencerminkan lembaran baru yang sarat peluang, optimisme, serta ekspansi intelektual. Simbolisme tersebut kian menegaskan pesan utama bahwa masa depan bukanlah sesuatu yang dinanti secara pasif, melainkan dirancang sejak hari ini.
Rektor Swiss German University, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menekankan arti penting keaktifan mahasiswa dalam menentukan masa depan mereka sejak hari pertama memasuki gerbang perguruan tinggi.
“Masa depan dibentuk oleh pilihan dan tindakan yang kita ambil hari ini. Melalui Orientation Week, kami ingin mahasiswa memahami bahwa perjalanan mereka di perguruan tinggi bukanlah sesuatu yang hanya mereka jalani, tetapi sesuatu yang secara aktif mereka bentuk. Kami mendorong mahasiswa untuk berinisiatif, memanfaatkan berbagai kesempatan, dan terus berkembang dengan tujuan sebagai bagian dari komunitas SGU,” ujar Samuel.
Selama empat hari masa orientasi, para mahasiswa mendapatkan materi komprehensif terkait regulasi pendidikan, kalender perkuliahan, integrasi sistem informasi portal kampus, program studi, gaya hidup mahasiswa, serta penguatan kedisiplinan dan keselamatan. Di samping itu, SGU menaruh atensi serius pada edukasi preventif terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, perundungan (bullying), dan kekerasan seksual (sexual harassment).
Mahasiswa baru juga dikenalkan pada program unggulan kampus, mulai dari magang industri (internship), program gelar ganda (double degree), kiprah organisasi kemahasiswaan, hingga unit kegiatan mahasiswa (UKM). Perspektif dunia profesional turut diperkaya lewat kehadiran ikatan alumni yang membagikan rekam jejak karier serta peluang pascakelulusan.
Rangkaian pembekalan dikemas secara interaktif melalui berbagai wahana permainan edukatif, seperti Amazing Race, R.A.P.I.D.S Escape Room, pameran UKM (UKM Fair), ajang kreasi SGU’s Got Talent, hingga kegiatan jalan sehat SGU Fun Walk. Keseluruhan agenda ini dirancang untuk menumbuhkan kecakapan komunikasi, kepemimpinan, kerja tim yang solid, serta rasa memiliki (sense of belonging) terhadap almamater.
Dalam aktivitas tersebut, SGU menanamkan kerangka nilai R.A.P.I.D.S, yang mencakup ketangguhan (resilience), daya adaptasi (adaptivity), sikap proaktif (proactivity), daya inovasi (innovativity), kedisiplinan (discipline), serta kepedulian sosial (social care). Aspek proaktif dijadikan penekanan esensial agar generasi muda ini senantiasa tanggap menangkap peluang dan percaya diri dalam melangkah.
Momen orientasi tahun ini kian istimewa dengan hadirnya 30 mahasiswa penerima Beasiswa Tangerang Gemilang, hasil kemitraan strategis antara SGU dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Terkait sinergi ini, Samuel menegaskan komitmen almamater dalam memperluas pemerataan pendidikan bermutu.
“Kami percaya bahwa pendidikan tinggi harus membuka ruang bagi lebih banyak generasi muda untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Kehadiran 30 mahasiswa penerima Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan bagian dari komitmen SGU untuk turut mendukung pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang,” tambah Samuel.
Sebagai perguruan tinggi berwawasan global yang berkiprah sejak tahun 2000, SGU menaungi tiga fakultas utama, yaitu Faculty of Engineering and Information Technology (FEIT), Faculty of Business and Communication (FBC), dan Faculty of Life Sciences and Technology (FLST). Lembaga pendidikan tinggi ini menyelenggarakan jenjang sarjana (S-1), magister (S-2), serta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang berfokus pada penguatan kompetensi teruji di kancah internasional. Melalui masa orientasi ini, para akademisi muda diharapkan memulai masa studinya dengan pemahaman utuh, inisiatif tinggi, dan komitmen penuh untuk berkarya. (BAS)










