BGN Minta Yayasan Mitra Tak Lepas Tangan dari Dapur MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono/BGN

Generasi.co, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono ingin mengubah pola pengelolaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meminta yayasan mitra terlibat langsung memastikan operasional dapur berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Menurut Sudaryono, yayasan mitra tidak seharusnya hanya membangun dapur kemudian menyerahkan seluruh pengelolaannya kepada kepala dapur. Yayasan harus ikut memastikan kepala dapur dan seluruh tim menjalankan tugas sesuai SOP.

“Paradigma ini saya ingin ubah bahwa mitra dan yayasan ini adalah mitra, namanya mitra, mitranya BGN,” kata Sudaryono melalui akun Instagramnya.

Ia menilai dapur MBG yang menghasilkan menu bagus dan disukai anak-anak umumnya memiliki dua faktor. Pertama, dapur tersebut memiliki chef. Kedua, pemilik dapur atau yayasan mitra peduli terhadap pengelolaan dapurnya.

Sudaryono mengatakan perubahan paradigma tersebut dilakukan setelah dirinya bersama dua wakil kepala BGN, Trengkono dan Sari, mengevaluasi pelaksanaan program selama sekitar 40 hari. Evaluasi mencakup aturan dan aspek kenormalan dalam pengelolaan dapur.

Ia meminta yayasan mitra hadir langsung di dapur untuk memastikan kepala dapur hadir dan bertanggung jawab, serta seluruh tim dan relawan menjalankan SOP.

“Yayasan punya kedudukan yang sama dengan BGN, untuk memastikan bahwa jalannya dapur yang Anda punya itu dikelola dengan benar,” ujarnya.

Sudaryono juga menyoroti peran chef dalam pengelolaan dapur. Menurut dia, chef harus memahami pengadaan bahan, pilihan menu, proses memasak, hingga waktu makanan harus matang.

BGN, kata Sudaryono, akan menyiapkan tautan khusus untuk pendataan chef di dapur-dapur mitra. Data tersebut akan mencakup profil dan pengalaman chef yang kemudian diperiksa BGN.

Ia menginginkan chef yang ditunjuk yayasan memiliki sertifikat dan pengalaman serta mampu menentukan menu dan memahami pengelolaan dapur. Chef tersebut juga diharapkan menjadi perwakilan yayasan mitra di dapur.

Sudaryono mengatakan BGN akan memeriksa latar belakang dan pengalaman chef yang diajukan yayasan sebelum memberikan rekomendasi untuk bekerja di dapur mitra.

“Saya tahu sebagian besar dari dapur itu sudah punya chef, tapi saya ingin kemudian ini didaftarkan lagi,” kata Sudaryono.

Ia menilai keterlibatan pemilik dapur atau yayasan dan chef menjadi salah satu faktor yang membuat pengelolaan dapur berjalan baik, termasuk dalam penyajian menu yang disukai anak-anak.