Dasco Minta Komisi XIII Usut Tuntas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad/DPR RI

Generasi.co, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Komisi XIII DPR mengusut temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pimpinan DPR telah menyetujui Komisi XIII melakukan inspeksi ke lapas tersebut dalam waktu dekat.

Dasco mengatakan kunjungan diperlukan untuk mencocokkan data yang diperoleh Komisi XIII dalam rapat bersama Kementerian Imipas dan Kepala Lapas Cibinong nonaktif dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Informasi dari Komisi XIII, mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Selasa (29/9/2026).

Dasco meminta pemeriksaan tersebut tidak berhenti pada pencocokan data. Komisi XIII diminta mengungkap temuan yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat.

“Oleh karena itu, kami dari pimpinan DPR sudah memberikan persetujuan Komisi XIII untuk berkunjung ke Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data, serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Lapas Kelas IIA Cibinong menjadi sorotan setelah inspeksi mendadak Ombudsman RI pada pekan lalu menemukan fasilitas yang disebut sebagai klaster mewah di kawasan lapas.

Komisi XIII kemudian memanggil Kementerian Imipas dan pihak Lapas Cibinong untuk meminta penjelasan mengenai temuan tersebut. DPR juga mempertanyakan perabotan di fasilitas tersebut yang disebut telah dipindahkan setelah sidak Ombudsman.

Dalam rapat, Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto mengatakan fasilitas yang ditemukan Ombudsman merupakan rumah dinas pejabat lapas.

Wisnu mengakui dirinya memerintahkan pemindahan barang-barang yang ditemukan Ombudsman karena perabotan tersebut disebut bukan barang milik negara.

Namun, Wisnu mengaku tidak mengetahui kapan barang-barang tersebut masuk ke rumah dinas. Dia juga tidak dapat menjelaskan alasan foto narapidana korupsi Jimmy Masrin dipajang di bangunan yang disebut sebagai rumah dinas tersebut.