Seorang dosen perempuan dari salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35), ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tanpa busana di sebuah kamar hotel di kawasan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (17/11/2025). Saat kejadian, terdapat seorang laki-laki yang berada di kamar yang sama.
Berikut rangkuman fakta yang terungkap dalam penyelidikan sementara:
1. Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Tubuh Korban
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah Levi tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan. Kendati demikian, polisi tetap melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
“Dari visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun autopsi tetap dilakukan, dan kami menunggu hasil resminya,” jelasnya.
2. Pria di Kamar adalah Perwira Polisi Berpangkat AKBP
Lelaki yang berada di kamar hotel saat Levi ditemukan tewas adalah AKBP Basuki, Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jawa Tengah. Basuki mengaku mengenal Levi sejak masa kuliah S3 dan menyebut hubungan keduanya sebatas pertemanan dekat.
Menurut penjelasan Basuki, Levi memiliki riwayat penyakit dalam yang cukup berat seperti gula darah tinggi serta tekanan darah tinggi. Kondisi kesehatan korban disebut memburuk sejak Minggu (16/11).
“Malamnya dia muntah terus. Saya ke kos Levi untuk mengantar ke rumah sakit,” ungkap Basuki. Ia menyebut bahwa tempat yang dikenal sebagai hotel tersebut adalah lokasi kos Levi.
Di rumah sakit, Levi sempat mendapat infus. Namun setelah kembali ke kos, kondisinya belum membaik. Basuki mengaku sempat pulang dan kembali lagi pada Senin siang. Saat membuka pintu kamar, ia mendapati Levi sudah tidak bernyawa dan dalam keadaan tanpa busana.
“Terakhir saya lihat dia memakai kaus dan celana training. Saat saya kembali, sudah berada di lantai,” kata Basuki. Ia menduga korban melepas pakaian karena kondisi tubuh yang panas tidak terkendali.
Basuki menambahkan bahwa Levi rutin mengonsumsi obat dosis tinggi, yang menurutnya membuat kondisi kesehatan korban kerap tidak stabil.
Usai menemukan Levi meninggal, Basuki menghubungi Inafis dan kemudian melapor ke polsek terdekat. Struk obat-obatan dari rumah sakit ikut diamankan sebagai barang bukti.
3. Basuki Tegaskan Tidak Ada Hubungan Asmara
Basuki membantah memiliki hubungan romantis dengan Levi. Ia menegaskan bahwa keduanya tidak berpacaran maupun memiliki hubungan khusus.
Levi diketahui belum menikah. Basuki mengaku pernah membantu Levi secara finansial ketika orang tua korban meninggal, termasuk saat persiapan wisuda S3.
“Saya sudah tua. Tidak ada hubungan apa pun selain membantu. Dulu saya juga pernah hidup susah, jadi saya tahu rasanya,” ujarnya.
4. Polda Jateng Turun Tangan Melakukan Penelusuran
Untuk memastikan tidak ada pelanggaran etik maupun prosedur, Bidang Propam Polda Jawa Tengah kini ikut mengumpulkan informasi terkait kasus ini.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa Propam sedang mengumpulkan bahan keterangan dari berbagai sumber, termasuk pemberitaan media, keterangan rekan-rekan korban, hingga pemilik tempat penginapan.
“Saat ini proses masih berjalan. Semua informasi dikumpulkan satu per satu untuk dianalisis lebih lanjut,” kata Artanto.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian juga menanti hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian Levi secara pasti.










