Ibadah Haji 2026: Manasik Haji Lengkap di Tengah Peralihan Mandat Penyelenggaraan

Mekkah/Kabah/Unsplash

Ibadah haji tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan haji sepenuhnya berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj), menggantikan mandat yang sebelumnya diemban Kementerian Agama (Kemenag). Salah satu tahapan penting menjelang keberangkatan adalah manasik haji, yaitu pembekalan menyeluruh bagi jemaah mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Panduan manasik haji lengkap menjadi kebutuhan utama bagi setiap calon jemaah, baik yang akan berangkat pada musim haji 2026 maupun pada penyelenggaraan di tahun mendatang. Hal ini semakin penting mengingat waktu keberangkatan yang semakin dekat. Melalui akun Instagram resmi @kemenhaj.ri, pemerintah mengumumkan bahwa gelombang pertama jemaah haji 2026 dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026, sementara pemulangan terakhir ditetapkan pada 1 Juli 2026.

Mengacu pada Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Kemenag RI, manasik haji adalah rangkaian bimbingan praktis dan tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai syariat Islam. Secara istilah, manasik mencakup seluruh proses ibadah yang dimulai dari persiapan keberangkatan hingga selesainya seluruh ritual haji di Tanah Suci. Dengan memahami manasik secara utuh, jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tertib, khusyuk, dan sempurna, sekaligus mendorong tercapainya predikat haji mabrur yang membawa perubahan positif dalam kehidupan.

Berikut penjabaran lengkap urutan manasik haji beserta doa-doanya, berdasarkan referensi resmi dari Kemenag RI dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH):

Urutan Manasik Haji

Melaksanakan ibadah haji membutuhkan pemahaman menyeluruh terhadap setiap tahapan ritual. Berikut rangkaian manasik yang wajib dipahami jemaah:

  1. Ihram
    Dimulai dengan niat memasuki ibadah haji di miqat, disertai penggunaan pakaian ihram yang melambangkan kesucian dan kerendahan hati.
  2. Wukuf di Arafah
    Merupakan puncak ibadah haji, ketika seluruh jemaah berkumpul di Padang Arafah untuk berzikir, berdoa, dan memohon ampun sejak siang hingga matahari terbenam.
  3. Mabit di Muzdalifah
    Setelah meninggalkan Arafah, jemaah bermalam di Muzdalifah untuk beristirahat dan mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk melontar jumrah.
  4. Melempar Jumrah
    Pada 10 Dzulhijjah, jemaah melempar tujuh batu kerikil ke tugu jumrah Aqabah sebagai simbol penolakan terhadap godaan setan dan ketaatan kepada Allah.
  5. Tahalul Awal
    Dilakukan dengan mencukur atau memotong sebagian rambut sebagai tanda berakhirnya sebagian larangan ihram.
  6. Tawaf Ifadah
    Salah satu rukun haji yang dilakukan setelah melontar jumrah. Tawaf ini menegaskan kesempurnaan ibadah dan menjadi bagian inti ritual haji.
  7. Sa’i
    Berjalan atau berlari kecil antara Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali, meneladani perjuangan Hajar dalam mencari air untuk putranya, Nabi Ismail.
  8. Tahalul Kedua
    Dilakukan dengan mencukur atau memotong rambut, yang menandakan seluruh larangan ihram telah dicabut. Setelah ini jemaah dapat kembali melakukan aktivitas normal, termasuk hubungan suami-istri.
  9. Mabit di Mina
    Setelah menyelesaikan tawaf dan sa’i, jemaah bermalam di Mina untuk menjalani ibadah hari tasyrik serta melontar tiga jumrah pada 11–13 Dzulhijjah.

Doa-doa dalam Manasik Haji

  1. Talbiyah
    Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik…
    Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah…
  2. Doa Tawaf
    Bismillahi wallahu akbar…
    Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar…
  3. Doa di Safa dan Marwah
    Berisi rangkaian takbir, tahmid, tauhid, pujian, serta permohonan petunjuk dan keteguhan dalam Islam.
  4. Doa Melempar Jumrah
    Bismillahi wallahu akbar, rajman lissyayathin…
    Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar…
  5. Doa Pulang Haji
    La ilaha illallah wahdahu la syarika lah…
    Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa…

Tata Cara Pelaksanaan Manasik Haji

  1. Persiapan mental dan spiritual sebelum mengikuti bimbingan.
  2. Mengikuti pelatihan manasik yang diselenggarakan pemerintah atau KBIH.
  3. Memulai ihram di miqat secara benar.
  4. Memahami dan melaksanakan seluruh rukun dan wajib haji sesuai tuntunan syariat.

Materi yang Dipelajari dalam Manasik

  • Kewajiban dan rukun haji.
  • Larangan ihram dan konsekuensinya.
  • Miqat zamani dan makani.
  • Tata tertib keberangkatan, perjalanan, dan akomodasi.
  • Solusi ketika menghadapi masalah selama ibadah.
  • Etika dan adab di Tanah Suci.
  • Teknik thawaf, sa’i, wukuf, dan melontar jamrah.

Tujuan Manasik Haji

  • Memastikan ibadah dilakukan sesuai syariat.
  • Mencegah kesalahan yang dapat membatalkan ibadah.
  • Memberikan ketenangan saat menjalankan ritual.
  • Mempersiapkan jemaah menghadapi kondisi lapangan.
  • Menjadi bekal menuju haji mabrur.

Implementasi Manasik Haji di Indonesia

  • Dilakukan melalui bimbingan bertahap di KUA dan kantor Kemenag.
  • Didampingi TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia).
  • Diperkuat panduan tertulis serta simulasi praktik.

Manfaat Manasik Haji

  1. Memastikan keabsahan ibadah.
  2. Menghindarkan jemaah dari pelanggaran ihram.
  3. Memberikan ketenangan batin dan fokus ibadah.
  4. Meningkatkan kesiapan mental dan fisik.
  5. Menjadi bekal mencapai haji mabrur.

People Also Ask

  1. Urutan manasik haji?
    Dimulai dari ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar Jumrah Aqabah, Tawaf Ifadah, Sa’i, tahalul, mabit di Mina dan melontar tiga jumrah, lalu Tawaf Wada.
  2. Susunan acara manasik haji?
    Meliputi pembekalan ihram, wukuf, mabit, melontar jumrah, tahalul, hari tasyrik, Tawaf Ifadah, hingga Tawaf Wada.
  3. Biaya haji untuk 1 orang?
    Haji reguler tahun 2025 biaya Bipih sekitar Rp55,4 juta, di luar setoran awal Rp25 juta. Haji plus berkisar Rp160 juta–Rp958 juta.
  4. Apa saja 7 tahapan haji?
    Ihram, menuju Mina, wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, ramî (melontar batu), nahr (kurban), dan tawaf wada.