Generasi.co, Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak semata diukur dari jumlah koperasi yang terbentuk, tetapi dari kemampuannya menghadirkan keadilan ekonomi hingga ke tingkat desa.
Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat berdiskusi bersama Kompas TV mengenai Cetak Biru Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Kamis (3/7/2026), yang kemudian diunggah melalui akun Instagram pribadinya.
Menurut Ferry, desa harus menjadi bagian utama dalam pembangunan ekonomi nasional melalui penguatan peran koperasi.
“Tolak ukur keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah kemampuannya menjadi instrumen untuk menciptakan keadilan hingga ke akar rumput. Desa tidak boleh ditinggalkan, tetapi harus menjadi bagian utama dari pembangunan ekonomi,” ujar Ferry.
Selain menyoroti pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Ferry juga mengajak masyarakat menjadikan Juli sebagai Bulan Koperasi. Momentum tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk kembali menguatkan peran koperasi sebagai solusi dalam sistem perekonomian modern.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Bulan Juli sebagai Bulan Koperasi, momentum untuk kembali membumikan koperasi sebagai solusi sistem perekonomian modern dalam menyambut Hari Koperasi Nasional ke-79,” kata Ferry.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan perhatian masyarakat terhadap penguatan gerakan koperasi menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79.










