Pascalebaran 1447 H, Ketua MPR Ahmad Muzani Serukan Konsolidasi Persatuan dan Kepedulian Sosial

Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani/Ist.

Jakarta, Generasi.co — Ketua MPR RI sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak membiarkan nilai-nilai kebersamaan memudar seiring berlalunya perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Ia menegaskan bahwa momentum pascalebaran harus menjadi titik tolak untuk memperkokoh persaudaraan dan kerukunan berbangsa.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Senin (23/3/2026), Muzani menggarisbawahi bahwa stabilitas dan kedamaian negara sangat bergantung pada seberapa kuat masyarakat merawat tali persatuan di kehidupan sehari-hari.

“Kita sebagai masyarakat juga bisa merasakan kenikmatan dari persatuan tersebut,” ujar Muzani.

Tiga Pesan Kebangsaan Muzani Pascalebaran

Politikus asal Tegal tersebut menjabarkan bahwa perayaan hari kemenangan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Terdapat tiga pesan utama yang ditekankan oleh Ketua MPR untuk mengawal transisi pascalebaran:

  • Tingkatkan Kepedulian Sosial: Mengajak masyarakat untuk terus berbuat yang terbaik bagi saudara, sahabat, dan sesama agar menjadi pribadi yang berguna bagi kehidupan kolektif.
  • Jaga Kelestarian Lingkungan: Menjadikan pelestarian lingkungan sekitar sebagai bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab kehidupan bersama.
  • Perkuat Mitigasi Spiritual: Memanjatkan doa bersama agar Indonesia senantiasa dilindungi dari berbagai krisis.

“Kita berdoa semoga seluruh bangsa Indonesia dijauhkan dari malapetaka dan berbagai bencana, agar kita bisa membangun masa depan yang lebih baik,” harap Muzani.

Sejalan dengan Visi Kesederhanaan Pemerintah

Seruan persatuan dari Ahmad Muzani ini sejalan dengan sikap kolektif elite Partai Gerindra dan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai konteks, Ketua Harian DPP Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sebelumnya juga telah menegaskan pentingnya mempererat tali persaudaraan. Dasco bahkan memilih tidak menggelar open house (gelar griya) tahun ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap Surat Edaran Mensesneg Prasetyo Hadi dan instruksi Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo secara tegas meminta para pejabat negara untuk memberikan teladan kesederhanaan di tengah masyarakat yang masih menghadapi tantangan ekonomi dan pemulihan pascabencana, tanpa mengurangi kehangatan serta perputaran roda ekonomi selama Lebaran.