Pelukan, Tangis, dan Harapan: Prabowo Disambut Emosional Saat Temui Pengungsi Banjir-Longsor di Tapanuli Tengah

Presiden Prabowo Subianto/Presiden RI

Suasana haru menyelimuti GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, saat Presiden Prabowo Subianto tiba untuk meninjau langsung kondisi pengungsi dan dapur umum TNI-Polri, Senin (1/12). Begitu memasuki gedung, Prabowo langsung dikerumuni warga yang sejak pagi menunggu kedatangannya.

“Selamat datang Bapak!” teriak warga, bersahut-sahutan.
Anak-anak pun ikut berlari menyambut. “Pak, salim Pak!” ujar mereka sambil berebut mencium tangan Presiden.

Di tengah kerumunan itu, seorang ibu langsung memeluk Prabowo sambil menangis—sebuah momen yang menggambarkan campuran rasa lega, takut, dan harapan yang hidup di tengah bencana besar yang baru saja mereka alami.

“Ibu sehat ya,” kata Prabowo sambil menepuk lembut bahu sang ibu yang tengah memeriksakan kondisi kesehatannya di posko bencana.

Dapur Umum Dicek Langsung, Pastikan Makanan Sampai ke Pengungsi

Tak lama setelah berinteraksi dengan warga, Presiden bergerak menuju dapur lapangan. Dengan teliti ia mengamati proses memasak oleh personel TNI-Polri—dari sayuran yang tengah diaduk dalam wajan besar hingga logistik yang disiapkan untuk dibagikan.

Kedatangannya memberi energi baru bagi relawan yang bekerja tanpa henti sejak banjir dan longsor melanda wilayah itu.

Fokus Prioritas: BBM dan Listrik Untuk Daerah Terisolasi

Dalam kunjungannya, Prabowo menegaskan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah memastikan pasokan BBM dan listrik tersalurkan ke titik-titik terisolasi.

“Prioritas kita bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting. Ada beberapa desa yang terisolasi, insyaallah kita bisa tembus,” ujarnya.

Pemulihan listrik juga sedang dikebut.
“Listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya,” tambahnya optimis.

Kunjungan ini merupakan rangkaian peninjauan langsung di berbagai daerah terdampak, termasuk Medan dan Aceh.

Helikopter, Pesawat Angkut, dan Kerja Tim: “Kita Kerahkan Semua”

Prabowo menyampaikan apresiasi kepada BNPB, TNI, Polri, dan semua pihak yang bergerak cepat menangani bencana. Seluruh armada udara, mulai dari helikopter hingga pesawat angkut, dikerahkan untuk mempercepat pengiriman bantuan.

“Kita kerahkan semua. Insya Allah dengan kerja sama erat, kerja tim yang baik, kita bisa segera memberi solusi kepada kesulitan rakyat,” ujarnya.

Cuaca Membaik, Namun Peringatan Jangka Panjang Tetap Ada

Prabowo menyebut kondisi cuaca kini mulai bersahabat dan ramalan buruk telah lewat. Namun, ia mengingatkan bahwa perubahan iklim adalah tantangan serius yang harus diantisipasi secara menyeluruh—baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Pemerintahan harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan, mengantisipasi kondisi di masa depan. Daerah-daerah juga harus siap menghadapi perubahan iklim yang berpengaruh,” kata Presiden.

Harapan Pengungsi di Tengah Duka

Di balik rangkaian arahan dan koordinasi logistik, yang paling mencolok dari kunjungan Prabowo adalah interaksi hangatnya dengan warga—pelukan spontan, obrolan singkat, dan kesediaan untuk mendengarkan.

Di tengah bencana yang menelan ratusan korban dan merusak ribuan rumah, momen-momen humanis itu memberi secercah penghiburan bagi masyarakat yang kehilangan banyak hal dalam sekejap.