Prabowo Mulai Realisasikan Program Ambulans Udara untuk Daerah Terisolasi

Prabowo Mulai Realisasikan Program Ambulans Udara untuk Daerah Terisolasi/Pemkab Pesisir Barat

Generasi.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mulai merealisasikan program ambulans udara untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terisolasi atau sulit dijangkau melalui jalur darat.

Program tersebut mulai diuji melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyebut uji coba tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat.

“Kita akan membuat ambulans udara, helikopter-helikopter dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai. Supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” ujar Prabowo.

Prabowo menyoroti sulitnya akses layanan kesehatan di sejumlah daerah, termasuk bagi perempuan yang membutuhkan penanganan medis saat melahirkan.

“Banyak ibu-ibu yang meninggal, karena menempuh jalan tujuh jam sampai sembilan jam pada saat melahirkan. Akhirnya, banyak ibu yang meninggal karena tidak ada jalan yang baik,” katanya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan program ambulans udara disiapkan setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit baru pada 2026 di sejumlah kabupaten/kota yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit.

Menurut Teddy, penguatan layanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama Prabowo.

Program ambulans udara diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan hingga daerah pelosok.

“Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti. Insyaallah negara akan terus hadir, hingga ke pelosok negeri. Memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan pada akhirnya menyelamatkan nyawa,” ujar Teddy.