Isu mengenai bahaya tidur sambil memakai bra sering kali menjadi perbincangan di kalangan wanita. Sebagian orang percaya bahwa kebiasaan ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker payudara atau masalah pernapasan. Namun, menurut para ahli, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan belum terbukti secara ilmiah.
Pakar dari Cleveland Clinic, Dr. Margaret Thompson, menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa tidur dengan memakai bra dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Ia menjelaskan bahwa penyebab utama kanker payudara berkaitan dengan faktor genetik, hormonal, usia, serta gaya hidup, bukan karena penggunaan bra saat tidur.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Cancer Council Australia, yang menyebut bahwa tidak ada penelitian kredibel yang membuktikan hubungan antara kebiasaan memakai bra dan risiko kanker.
Meski begitu, para ahli tidak sepenuhnya menganjurkan tidur dengan bra yang terlalu ketat. Menurut Sleep Foundation, bra yang terlalu sempit atau menggunakan kawat (underwire) dapat menyebabkan gangguan sirkulasi darah di area dada, menimbulkan iritasi kulit, hingga mengganggu kualitas tidur. Tekanan konstan dari pakaian dalam yang ketat juga bisa meningkatkan suhu tubuh dan menurunkan produksi hormon melatonin, yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur.
Sementara itu, pakar kesehatan dari Ascensus Health menambahkan bahwa pemakaian bra yang tidak sesuai ukuran ketika tidur bisa menekan jaringan payudara dan menimbulkan rasa nyeri di area punggung atau bahu. Oleh karena itu, jika seseorang merasa lebih nyaman tidur dengan bra, disarankan untuk memilih jenis bra tanpa kawat, berbahan lembut, dan tidak terlalu ketat.
Kesimpulannya, tidur memakai bra tidak berbahaya bagi kesehatan selama bra yang digunakan nyaman dan sesuai ukuran tubuh. Namun, bagi sebagian orang, tidur tanpa bra bisa memberikan sirkulasi udara yang lebih baik serta membantu tubuh lebih rileks. Pada akhirnya, keputusan memakai atau melepas bra saat tidur bersifat personal dan bergantung pada kenyamanan masing-masing individu.










