Perintahkan KSP Qodari Kumpulkan Video Hinaan MBG, Prabowo: Biar Saya Tonton Tiap Malam

Presiden Prabowo Subianto/Presiden RI

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP), M. Qodari, untuk mengumpulkan rekaman video berisi pernyataan pihak-pihak yang memfitnah dirinya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perintah tersebut disampaikan Prabowo secara terbuka saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan gudang ketahanan pangan di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).

“Pak Qodari, tolong dikumpulin ya video klip-video klip yang ramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, ‘MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia’,” perintah Prabowo.

Mendengar instruksi tersebut, Qodari yang hadir di lokasi langsung berdiri dan memberikan hormat kepada Presiden.

Ingin Menonton Tiap Malam

Prabowo mengaku heran dengan narasi yang menyebut program andalannya itu sebagai bentuk penghinaan terhadap negara. Padahal, tujuan utamanya adalah menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia.

Ia pun meminta kumpulan video tersebut agar bisa ia tonton setiap malam sebagai bahan refleksi.

“Aku minta, biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat. Enggak apa-apa. Apa iya saya menghina bangsa Indonesia?” ujar Prabowo yang disambut tawa hadirin.

Siap Mati Demi Kebenaran

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan komitmennya terhadap bangsa. Ia mengenang masa pengabdiannya sejak masih berpangkat Letnan Dua (Letda) di TNI, di mana ia sudah siap mempertaruhkan nyawa.

Karena itu, ia memastikan tidak mungkin memiliki niat sedikit pun untuk merendahkan martabat bangsa sendiri melalui program pemerintah.

“Sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun. Saya ingin mati di atas jalan kebenaran. Saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat saya,” tegasnya.

Ia pun mengajak semua pihak untuk membuktikan bersama keberhasilan program ini ke depannya.

“Masa saya mau menghina. Tapi ya sudahlah. Sekarang kita buktikan bersama,” pungkas Prabowo.