Tiba di Markas PBB, Menlu Sugiono Temui Antonio Guterres Bahas Palestina

Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Sumber: Istimewa)
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Sumber: Istimewa)

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Sugiono memulai rangkaian diplomasi maraton di New York, Amerika Serikat (AS), dengan menemui Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres.

Sugiono tiba di New York pada Senin (16/2) dan langsung bertolak ke Markas Besar PBB. Fokus utama pertemuannya adalah membahas tantangan global serta mendesak terciptanya perdamaian di Timur Tengah, khususnya Palestina.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Sugiono membagikan momen saat dirinya berjabat tangan dengan Guterres. Ia menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap prinsip multilateralisme di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.

“Tiba di New York, Amerika Serikat dan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB, H.E. Antonio Guterres, di Markas Besar PBB membahas tantangan global, termasuk isu Palestina, serta menegaskan dukungan Indonesia terhadap peran PBB dan multilateralisme,” tulis Sugiono dalam keterangannya.

Bahas Solusi Dua Negara

Selain menemui Sekjen PBB, Sugiono juga menggelar pertemuan penting dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, di kantor Perutusan Tetap Palestina.

Dalam pertemuan tersebut, Sugiono menjamin bahwa Indonesia akan terus berdiri di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.

“Menegaskan dukungan Indonesia bagi rakyat Palestina dan komitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan melalui solusi dua negara (two-state solution),” ujar Sugiono.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengumumkan rencananya untuk berpartisipasi aktif dalam sidang Dewan Keamanan PBB yang secara khusus akan membahas situasi terkini di Palestina.

Jelang KTT Board of Peace

Langkah diplomasi Sugiono di New York ini menjadi pembuka sebelum agenda puncak yang akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo dijadwalkan hadir dalam rapat perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump. Pertemuan tingkat tinggi tersebut akan digelar di Washington D.C. pada esok hari, Kamis (19/2).

Kehadiran Indonesia dalam forum-forum strategis ini menegaskan posisi Jakarta sebagai pemain kunci dalam upaya penyelesaian konflik global.