Konsolidasi Lawan Penjajahan Israel: Ketua MPR Muzani Temui Dubes Mesir dan Palestina, Bawa Pesan Khusus Prabowo

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari/IG

Jakarta, Generasi.co — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menggelar safari diplomasi strategis dengan menerima kunjungan dua duta besar negara sahabat di Kantor MPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Pertemuan beruntun ini menjadi panggung penegasan sikap mutlak Indonesia terhadap krisis geopolitik di Timur Tengah.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ahmad Muzani membagikan momen pertemuannya dengan Duta Besar (Dubes) Mesir untuk Indonesia, Yasser Hassan Farag Elshemy, yang dilanjutkan dengan pertemuan bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari.

Satu Barisan Bersama Mesir Menentang Agresi Israel

Pada pertemuan pertama bersama Dubes Mesir, Muzani memfokuskan diskusi pada pembedahan potensi penguatan peluang kerja sama bilateral antara kedua belah pihak di berbagai sektor. Namun, lebih dari sekadar diplomasi ekonomi, agenda krusial dalam diskusi tersebut adalah penyatuan suara untuk melawan penjajahan di tanah Palestina.

Sebagai negara yang memiliki kedekatan historis dan batas wilayah darat langsung dengan area konflik, Mesir dinilai sebagai mitra strategis bagi Indonesia untuk terus menyuarakan hak-hak kemanusiaan.

“Mesir adalah mitra strategis bagi Indonesia. Di kesempatan ini, kami juga berdiskusi mengenai pentingnya dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Di mana kedua negara sama-sama berjuang agar Palestina bisa menjadi negara berdaulat dan merdeka serta terbebas dari penjajahan Israel,” tegas Muzani.

Harga Mati Kemerdekaan dan Pesan Khusus Presiden Prabowo

Konsolidasi sikap tersebut semakin dipertegas saat Muzani menerima kunjungan Dubes Palestina, Abdalfatah A.K. Alsattari. Di hadapan perwakilan resmi bangsa Palestina itu, Muzani menegaskan bahwa posisi Indonesia telah dikunci oleh konstitusi dan tidak akan pernah mundur selangkah pun.

“Sesuai amanat konstitusi kita, dukungan Indonesia terhadap Palestina tidak akan pernah bergeser. Palestina harus menjadi negara merdeka dan berdaulat yang terbebas dari penjajahan Israel,” tulisnya dengan lugas.

Muzani juga menyuarakan optimisme bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan Palestina bukanlah angan-angan, melainkan realitas yang akan segera terwujud dalam waktu dekat.

Menutup pertemuannya, Ketua MPR RI itu menitipkan pesan diplomatik tingkat tinggi. Ia secara khusus menyampaikan dukungan moril dari pucuk pimpinan negara.

“Tak lupa saya juga menyampaikan salam hormat dari Bapak Presiden Prabowo untuk seluruh rakyat Palestina,” pungkas Muzani.

Pertemuan diplomatik maraton ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia terus bergerilya membangun poros solidaritas internasional, menekan Israel, dan mendesak perwujudan kedaulatan mutlak bagi rakyat Palestina.