Alasan Lionel Messi Menangis Usai Cetak Gol ke Gawang Aljazair Akhirnya Terungkap

Lionel Messi Menangis/X

Lionel Messi mengungkap alasan di balik air matanya usai mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-0 Argentina atas Aljazair pada laga perdana Grup J Piala Dunia. Kapten Argentina itu menegaskan tangisnya sama sekali tidak berkaitan dengan sepak bola.

“Kenapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak berhubungan dengan sepak bola,” kata Messi, dikutip melalui BBC.

Megabintang berusia 38 tahun itu mengaku sempat melewati hari-hari yang sulit sebelum tampil di Piala Dunia. Namun, ia bersyukur mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan setim yang membantunya melewati masa tersebut.

“Saya mengalami beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh rombongan tim dan rekan-rekan karena mereka selalu berada di sisi saya, memberi saya banyak kekuatan untuk melewatinya,” ujar Messi.

Messi mencetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada penampilan ke-200 bersama tim nasional. Gol pembukanya pada menit ke-18 membuat para pemain Argentina langsung mengerubunginya untuk merayakan gol tersebut, sebelum Messi terlihat mengusap air mata dengan kausnya.

Hattrick itu menjadi yang pertama bagi Messi di putaran final Piala Dunia. Torehan tersebut sekaligus membuat koleksi golnya di Piala Dunia menjadi 16, menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Messi juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Catatan itu diraihnya tepat 20 tahun setelah debutnya di ajang yang sama, ketika mencetak gol dalam kemenangan 6-0 Argentina atas Serbia dan Montenegro.

Penampilan gemilang Messi sekaligus membawa Argentina memenangi laga pembuka Piala Dunia sebagai juara bertahan untuk pertama kalinya. Sebelumnya, Albiceleste selalu kalah pada laga perdana saat berstatus juara bertahan pada edisi 1982 dan 1990.

Performa tersebut sekaligus menjawab keraguan mengenai kondisi kebugarannya. Sebelum Piala Dunia dimulai, Messi sempat ditarik keluar lebih awal karena mengalami kelelahan otot dalam laga terakhirnya bersama Inter Miami di MLS.

“Saya sangat bahagia bisa melewati semua yang saya alami. Apa yang saya jalani sekarang adalah puncaknya. Saya sangat bahagia dan bersyukur memiliki kelompok pemain yang luar biasa ini. Saya sangat menikmati semuanya,” kata peraih delapan Ballon d’Or tersebut.

Messi ditarik keluar pada menit ke-80 dan mendapat standing ovation dari para penonton di Kansas City Stadium yang terus meneriakkan namanya.

Gelandang Argentina Alexis Mac Allister memuji peran Messi yang dinilai tetap menjadi sosok sentral dalam upaya Argentina mempertahankan gelar juara dunia.

“Tidak ada kata-kata untuk menggambarkannya. Jika ada yang mengira tim ini lebih baik tanpa Leo, hari ini terbukti justru sebaliknya,” ujar Mac Allister.

“Ia adalah pemain terpenting kami. Kami harus membangun tim di sekelilingnya, dan itulah yang sedang kami lakukan.”

Argentina selanjutnya akan menghadapi Austria pada laga kedua Grup J yang digelar Senin, 22 Juni.