PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperluas layanan wealth management dengan menghadirkan tiga produk reksa dana berbasis dolar Amerika Serikat (USD). Produk investasi tersebut kini dapat diakses nasabah melalui aplikasi BRImo maupun jaringan kantor BRI di seluruh Indonesia.
Ketiga produk yang ditawarkan merupakan hasil kerja sama BRI dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, yaitu Batavia China Sharia Equity USD, Batavia Technology Sharia Equity USD, dan Batavia USD Bond Fund.
Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, mengatakan peluncuran produk ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memberikan pilihan investasi yang lebih beragam seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi global.
Menurut Aris, kehadiran reksa dana USD memberikan kesempatan bagi nasabah untuk memperoleh eksposur ke berbagai sektor dan tema investasi internasional melalui platform yang terintegrasi dengan layanan perbankan digital.
“Melalui kerja sama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, kami menghadirkan pilihan investasi global yang semakin beragam bagi nasabah. Kehadiran produk reksa dana USD ini juga memperluas alternatif investasi yang dapat diakses melalui BRImo,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (15/6).
Ia menambahkan, integrasi fitur investasi ke dalam BRImo memungkinkan nasabah mengelola kebutuhan transaksi dan investasi dalam satu aplikasi. Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan wealth management dengan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko nasabah.
Salah satu produk yang ditawarkan, Batavia China Sharia Equity USD, berfokus pada investasi saham perusahaan-perusahaan di China, termasuk Hong Kong dan Taiwan. Portofolionya diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang, seperti kecerdasan buatan (AI), robot humanoid, pemulihan konsumsi, serta rantai pasok kendaraan listrik.
Sementara itu, Batavia Technology Sharia Equity USD memberikan eksposur pada perusahaan-perusahaan teknologi dan komunikasi global yang dinilai menjadi motor utama perkembangan ekonomi digital dunia.
Adapun Batavia USD Bond Fund berinvestasi pada obligasi pemerintah berdenominasi dolar AS dengan strategi durasi jangka pendek. Pendekatan ini diterapkan untuk menjaga tingkat volatilitas portofolio tetap terkendali sekaligus memberikan potensi imbal hasil yang kompetitif.
BRI menilai kehadiran ketiga produk tersebut dapat menjadi alternatif investasi bagi nasabah yang ingin melakukan diversifikasi portofolio dan memanfaatkan peluang pertumbuhan di pasar global melalui ekosistem digital yang terintegrasi.










