Unggul di Babak Final, SMAN 5 Makassar Wakili Sulsel ke LCC Empat Pilar Tingkat Nasional

Unggul di Babak Final, SMAN 5 Makassar Wakili Sulsel ke LCC Empat Pilar Tingkat Nasional/MPR RI

SMAN 5 Makassar keluar sebagai juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan berhak mewakili daerah tersebut ke tingkat nasional di Jakarta. Di babak final, sekolah tersebut meraih 130 poin, unggul atas SMAN 1 Maros dan SMAN 21 Makassar.

Keputusan pemenang diumumkan oleh dewan juri yang juga Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/6/2026).

“Grup A dari SMAN 21 Makassar dengan total poin sebesar 95, Grup B dari SMAN 5 Makassar memperoleh poin 130, dan Grup C dari SMAN 1 Maros memperoleh poin sebesar 110. Dengan demikian, Grup B dari SMAN 5 Makassar sebagai pemenang babak final LCC Empat Pilar MPR RI Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026,” ujar Siti Fauziah.

Pada babak final, tiga sekolah yang lolos yakni SMAN 21 Makassar, SMAN 5 Makassar, dan SMAN 1 Maros saling bersaing ketat dalam menjawab pertanyaan seputar wawasan kebangsaan, sejarah ketatanegaraan, serta implementasi nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.

SMAN 1 Maros menempati posisi kedua dengan 110 poin, sementara SMAN 21 Makassar berada di posisi ketiga dengan 95 poin.

Sebelumnya, kompetisi diikuti oleh sembilan sekolah yang terbagi dalam tiga babak penyisihan. Pada penyisihan pertama, SMAN 21 Makassar mencatat 95 poin, disusul SMAN 2 Toraja Utara dengan 40 poin dan UPT SMAN 11 Pangkajene dan Kepulauan dengan 50 poin.

Di penyisihan kedua, SMAN 5 Makassar tampil dominan dengan 115 poin, mengungguli SMAN 1 Bulukumba (65 poin) dan SMAN 3 Takalar (60 poin). Sementara pada penyisihan ketiga, SMAN 1 Maros memimpin dengan 110 poin, diikuti SMAN 17 Makassar (65 poin) dan SMKN 5 Enrekang (45 poin).

Dari hasil tersebut, SMAN 21 Makassar, SMAN 5 Makassar, dan SMAN 1 Maros melaju ke babak final.

Siti Fauziah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan sekolah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia juga mendorong para pemenang untuk terus belajar menjelang kompetisi tingkat nasional.

“Selamat kepada para pemenang. Terus belajar dengan lebih rajin karena akan bertanding dengan 37 provinsi lainnya di Jakarta nanti,” ujarnya.

Salah satu anggota tim SMAN 5 Makassar, Zyzy Prizilia, mengaku menghadapi tantangan dalam mengejar materi karena statusnya sebagai anggota pengganti. Ia harus menyesuaikan diri dengan materi yang sudah lebih dulu dipelajari tim.

“Kami melakukan latihan secara rutin sesuai jadwal dan tempat yang telah ditentukan. Untuk tingkat nasional nanti harus lebih ekstra dalam menguasai materi Empat Pilar,” kata Zyzy.

Guru pembina SMAN 5 Makassar, Suhartini Nasir, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan dari sekitar 100 siswa untuk memilih 10 peserta terbaik. Ia menyebut tantangan utama adalah menyelaraskan jadwal latihan dengan kegiatan akademik siswa.

Dalam persiapan menuju tingkat nasional, pihak sekolah akan memperkuat pembinaan terutama pada sesi tematik yang dinilai paling menentukan dalam lomba.

“Tematik adalah gong-nya LCC karena di situlah kemampuan peserta untuk memahami dan mereduksi berbagai persoalan bangsa diuji,” ujarnya.

Selain penetapan juara, panitia juga mengumumkan penerima Apresiasi Yel-Yel Terbaik yang diraih oleh UPT SMAN 11 Pangkajene dan Kepulauan, SMAN 5 Makassar, dan SMAN 1 Maros.