Prabowo Buka Sarasehan KSTI 2026, Bahas Strategi Kemandirian Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Generasi.co, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (26/6/2026), yang diikuti sekitar 2.600 rektor, dosen, peneliti, ilmuwan, dan perwakilan perguruan tinggi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam agenda tersebut, Presiden dijadwalkan menyampaikan taklimat kepada ribuan dosen serta pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS).

Prabowo tiba di JCC sekitar pukul 16.00 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah menteri turut mendampingi, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sejak pukul 14.30 hingga 15.30 WIB, para peserta telah memadati Hall B JCC dan menempati kursi yang disusun berjajar dengan meja panjang dari bagian depan hingga belakang ruangan.

Di bawah meja masing-masing peserta disediakan tas berisi sejumlah buku. Salah satu buku yang dibagikan berjudul Presiden Solusi, yang disusun oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis Agung Gumilar Saputra, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.

Sarasehan Kebangsaan KSTI berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026, dengan mengusung tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”.

Kegiatan tersebut diisi dengan simposium dan diskusi panel yang membahas berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, energi, ekonomi dan keuangan, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, hilirisasi, hingga industri.

Pada Sabtu (27/6/2026) malam, ekonom Amerika Serikat Jeffrey Sachs dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada ribuan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Rangkaian acara akan ditutup pada Minggu (28/6/2026) dengan peluncuran peta jalan dan agenda riset 2026 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bersama Kepala BRIN Arif Satria. Presiden Prabowo juga dijadwalkan menutup kegiatan tersebut pada pukul 10.00 WIB.