Ferry Juliantono: Koperasi Harus Jadi Penggerak Produksi, Bukan Sekadar Perdagangan

Menteri Koperasi Ferry Juliantono/IG

Generasi.co, Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan koperasi harus kembali memainkan peran strategis sebagai pilar utama perekonomian nasional dengan memperluas kiprahnya ke sektor produksi dan industri. Menurutnya, langkah tersebut penting agar koperasi mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Ferry usai menerima audiensi pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah di Kantor Kementerian Koperasi pada Selasa (30/6).

Dalam pertemuan tersebut, Ferry mengatakan audiensi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan gerakan koperasi di Indonesia.

“Audiensi merupakan salah satu ruang untuk memperkuat sinergi dalam mendorong koperasi agar kembali memainkan peran strategis sebagai soko guru perekonomian nasional,” ujar Ferry.

Ia menekankan, koperasi tidak cukup hanya bergerak di sektor perdagangan. Ke depan, koperasi harus semakin berperan dalam sektor produksi dan industri agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi anggotanya.

“Koperasi tidak boleh hanya bergerak pada sektor perdagangan, tetapi harus semakin masuk ke sektor produksi dan industri agar mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi anggota dan masyarakat,” katanya.

Ferry juga menyoroti pengembangan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui kelembagaan koperasi.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk menghadirkan koperasi yang mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa secara lebih mudah, dekat, dan efisien.

“Melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pemerintah juga terus mendorong hadirnya koperasi yang mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa secara lebih mudah, dekat, dan efisien,” tutur Ferry.