Generasi.co, Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat masih melanjutkan penyelidikan dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay meski laporan yang menjadi dasar penyelidikan telah dicabut. Sejumlah fakta baru juga telah diungkap penyidik dalam upaya memastikan apakah peristiwa tersebut benar merupakan tindak pidana.
Berikut fakta-fakta yang diketahui hingga Selasa (21/7):
1. Laporan dugaan penculikan telah dicabut
Pelapor berinisial NA yang merupakan teman Jesslyn mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat pada Minggu (19/7) untuk mencabut laporan dugaan penculikan.
Meski demikian, pencabutan laporan tidak membuat polisi menghentikan penyelidikan.
2. Polisi tetap melanjutkan penyelidikan
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan penyidik masih berupaya memastikan apakah benar terjadi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Pada hari Minggu (19/7) pelapor datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk mencabut laporan. Namun kami dari Polres Metro Jakarta Pusat belum menghentikan penyelidikan karena kami masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi, apakah ada perbuatan pidana dalam peristiwa tersebut,” kata Roby.
3. Jesslyn dilaporkan dibawa lima orang dari restoran
Laporan awal menyebut dugaan penculikan terjadi di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7).
Menurut pelapor, Jesslyn didatangi lima orang yang kemudian membawa paksa dirinya pergi dari restoran.
4. Polisi telah memeriksa CCTV dan sejumlah saksi
Sejak menerima laporan, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari memeriksa rekaman CCTV di lokasi, meminta keterangan saksi, hingga mendatangi rumah korban dan orang tuanya.
Penyidik juga masih mengumpulkan alat bukti untuk memastikan kronologi sebenarnya.
5. Polisi menemukan Jesslyn berangkat ke Malaysia
Dalam penyelidikan, polisi memperoleh data manifes penerbangan yang menunjukkan Jesslyn berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, melalui Semarang pada 14 Juli 2026.
Ia diketahui bepergian bersama dua anggota keluarganya.
6. Ayah Jesslyn dan dua anggota keluarga akan diperiksa
Polisi berencana memanggil ayah Jesslyn beserta dua anggota keluarga yang ikut dalam perjalanan tersebut untuk dimintai keterangan.
Menurut Roby, keterangan mereka diperlukan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa yang dilaporkan sebagai dugaan penculikan.
“Termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat,” ujarnya.
7. Polisi belum memastikan ada atau tidaknya tindak pidana
Hingga kini, penyidik belum menyimpulkan apakah dugaan penculikan benar terjadi atau korban pergi atas kemauannya sendiri.
“Ada kemungkinan tidak berada di Kota Jakarta, namun kami masih melakukan penyelidikan sampai menemukan apakah benar peristiwa ini terjadi atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal,” kata Roby.
Ia menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan hingga polisi dapat memastikan keamanan korban sekaligus memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.










