Eddy Soeparno Tegaskan Indonesia Hadapi Krisis Iklim dan Perjuangkan RUU Lingkungan Hidup

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Sumber: MPR)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Sumber: MPR)

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno dalam kunjungan ke Unimus sebut krisis iklim sudah nyata dan dukung pengesahan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim serta RUU Energi Baru Terbarukan.

Generasi.co, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno melanjutkan rangkaian program MPR Goes to Campus dengan menjadi pembicara di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), kampus ke-34 dalam agenda tersebut.

Dalam pemaparannya, Eddy menegaskan situasi saat ini tidak lagi sekadar perubahan iklim, melainkan sudah memasuki tahap krisis iklim. Dampak nyata seperti kekeringan berkepanjangan, banjir bandang, polusi udara, dan kenaikan suhu rata-rata menjadi bukti bahwa Indonesia tengah menghadapi ancaman serius tersebut.

Sebagai legislator yang fokus pada isu lingkungan dan energi, Eddy menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan regulasi lingkungan yang kuat. Ia menginformasikan bahwa Fraksi PAN DPR RI adalah inisiator RUU Pengelolaan Perubahan Iklim (RUU PPI) yang telah disepakati masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026.

Selain itu, Eddy juga aktif memperjuangkan pengesahan RUU Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBET) di Komisi XII DPR RI. Pengesahan RUU EBET dinilai krusial sebagai landasan hukum untuk mempercepat transisi Indonesia ke energi bersih, mengingat potensi energi terbarukan Indonesia yang sangat besar mencapai 3.600 gigawatt.

Eddy menekankan pentingnya peran kampus dan generasi muda dalam riset energi bersih dan penerapan gaya hidup ramah lingkungan. Ia mendorong Unimus dan institusi pendidikan lain menjadi laboratorium energi bersih demi masa depan yang lebih hijau.

“Generasi muda harus mengambil peran strategis karena dampak krisis iklim paling berat akan dirasakan oleh kalian,” pungkas Eddy.

(mpr.go.id)