Meningkatnya kasus flu dan batuk, termasuk terdeteksinya varian ‘Super Flu’ di sejumlah wilayah Indonesia, menuntut masyarakat untuk lebih disiplin menjaga daya tahan tubuh.
Selain istirahat cukup, para ahli gizi menekankan pentingnya asupan makanan harian sebagai benteng pertahanan utama. Ahli gizi terdaftar, Natalie Rizzo, menyebut bahwa tidak ada satu jenis makanan ajaib yang bisa mencegah sakit sepenuhnya, namun pola makan seimbang terbukti krusial.
“Respons imun tubuh bergantung pada kecukupan energi, protein, vitamin, mineral, dan antioksidan yang kita konsumsi setiap hari,” ujar Rizzo dikutip dari Today.
Pangan Lokal Mudah Didapat
Kabar baiknya, bahan makanan penguat imun tidak harus mahal atau sulit dicari. Berikut adalah deretan makanan yang mudah ditemukan di pasar Indonesia dan direkomendasikan ahli untuk melawan musim flu:
1. Rempah: Jahe dan Bawang Putih Dua bumbu dapur ini adalah ‘senjata’ wajib. Jahe memiliki senyawa antiinflamasi yang meredakan radang tenggorokan, sementara bawang putih mengandung allicin yang mendukung sistem imun.
2. Madu dan Teh Hangat Kombinasi klasik ini efektif menenangkan tenggorokan dan meredakan batuk ringan. Teh (hitam, hijau, atau jahe) juga membantu hidrasi tubuh.
3. Sup Ayam atau Sayur Bening Makanan berkuah hangat sangat dianjurkan untuk mencukupi cairan dan elektrolit tubuh, sekaligus membantu melegakan hidung tersumbat.
4. Protein dan Omega-3 Telur, tempe, tahu, hingga ikan berlemak seperti ikan kembung dan sarden sangat disarankan. Kandungan protein, zinc, dan omega-3 di dalamnya berperan penting dalam pembentukan sel imun dan mengurangi peradangan.
5. Vitamin C dari Buah Lokal Tak perlu buah impor, sumber Vitamin C melimpah pada jambu biji, pepaya, jeruk, dan jeruk nipis yang mudah didapat di tukang buah terdekat.
Ahli gizi Lauren Manaker menambahkan, konsumsi makanan sehat ini harus dibarengi dengan manajemen stres dan tidur yang cukup agar tubuh bisa pulih lebih cepat saat terserang penyakit.










