Panduan Lengkap Salat Isya 4 Rakaat: Tata Cara, Bacaan Arab, dan Transliterasi

Ilustrasi Salat/Unsplash

Salat Isya adalah salat fardu terakhir dari lima waktu salat wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim, terdiri dari empat rakaat. Waktunya dimulai setelah hilangnya mega merah di ufuk barat (berakhirnya waktu Magrib) hingga menjelang terbitnya fajar shadiq (masuk waktu Subuh).

Memahami tata cara dan rukun salat Isya secara benar adalah fundamental, memastikan ibadah dilaksanakan secara tertib dan disertai tuma’ninah (tenang sejenak) pada setiap gerakan.

1. Persiapan dan Niat (Rukun Pertama)

Seperti salat fardu lainnya, syarat wajib dan syarat sah harus dipenuhi (suci dari hadas dan najis, menutup aurat, menghadap kiblat).

A. Niat (Bersamaan dengan Takbiratul Ihram)

Niat harus diucapkan dalam hati, tetapi sunah dilafalkan:

Bahasa ArabTransliterasiArti
أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَىUsholli fardhol ‘isyaa-i arba’a roka’âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta’âlâ.“Aku niat salat fardu Isya empat rakaat menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala.”

B. Takbiratul Ihram (Rukun)

Mengangkat kedua tangan sejajar telinga (pria) atau sejajar bahu (wanita), sambil mengucapkan:

Bahasa ArabTransliterasiArti
ٱللَّٰهُ أَكْبَرُAllahu Akbar“Allah Maha Besar”

2. Pelaksanaan Salat Isya (4 Rakaat)

Rakaat Pertama

  1. Membaca Doa Iftitah (Sunah).
  2. Membaca Surah Al-Fatihah (Rukun):

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ … (hingga akhir surah)

  1. Membaca Surah/Ayat Al-Qur’an (Sunah, biasanya surah pendek).
  2. Rukuk (Rukun) – Membungkuk. Bacaan: “سبحان ربي العظيم وبحمده” (Subhaana Rabbiyal ‘Azhiimi wa bihamdih – 3x).
  3. I’tidal (Rukun) – Berdiri tegak. Bacaan: “سمع الله لمن حمده” (Sami’allaahu liman hamidah). Kemudian: “ربنا لك الحمد ملء السماوات وملء الأرض…” (Robbanaaa lakal hamdu mil-‘as-samaawaati wa mil-‘al-ardhi…)
  4. Sujud pertama dan kedua (diselingi Duduk Antara Dua Sujud).
  5. Berdiri untuk rakaat kedua.

Rakaat Kedua

  1. Membaca Surah Al-Fatihah (Rukun).
  2. Membaca Surah/Ayat Al-Qur’an (Sunah).
  3. Lakukan Rukuk, I’tidal, Sujud 1 & 2 (seperti rakaat pertama).
  4. Duduk Tasyahud Awal (Wajib):

Setelah sujud kedua, duduk dan membaca Tasyahud Awal (Hanya sampai bacaan Allahumma shalli ‘ala Muhammad).

  1. Berdiri untuk rakaat ketiga.

Rakaat Ketiga dan Keempat

  1. Membaca Surah Al-Fatihah saja (Rukun, tanpa surah/ayat pendek) pada rakaat ketiga dan keempat.
  2. Lakukan Rukuk, I’tidal, Sujud 1 & 2 pada rakaat ketiga dan keempat.
  3. Setelah sujud kedua rakaat keempat, langsung menuju Duduk Tasyahud Akhir.

Tasyahud Akhir (Rukun)

Pada rakaat keempat, lakukan Duduk Tasyahud Akhir dan membaca:

Bahasa ArabTransliterasiKeterangan
Bacaan Tasyahud Akhir LengkapAt-tahiyyaatu lillaahi… innaka hamiidum majiid.Membaca bacaan tasyahud akhir secara lengkap, termasuk selawat Ibrahimiyah.

3. Penutup Salat (Salam)

Setelah Tasyahud Akhir, salat diakhiri dengan salam:

Salam (Rukun)

Menoleh ke kanan, mengucapkan:

Bahasa ArabTransliterasiArti
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِAssalaamu ‘alaikum wa rahmatullaah“Semoga keselamatan dan rahmat Allah terlimpah kepada kalian”
  • Diikuti dengan salam kedua ke kiri.