Hadir di Rapat Perdana Board of Peace, Prabowo Tegaskan RI Siap Bantu Bangun Kembali Gaza

Presiden Prabowo Subianto/Ekon

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri rapat perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) yang diselenggarakan di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2) waktu setempat.

Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi peluncuran resmi Board of Peace, sebuah mekanisme dan platform kolaborasi internasional yang digagas untuk mendukung stabilisasi kawasan konflik serta pemulihan pascakonflik, dengan fokus utama di Jalur Gaza.

“Pertemuan perdana ini bertujuan mengonsolidasikan komitmen negara-negara anggota dalam mendukung pembangunan kembali Gaza, termasuk melalui potensi kontribusi finansial maupun operasional,” bunyi keterangan tertulis Sekretariat Presiden RI yang dirilis pada Jumat (20/2).

Dukung 20 Poin Trump dan Solusi Dua Negara

Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap kerangka kerja 20 poin yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump. Rencana tersebut dirancang sebagai peta jalan menuju stabilisasi dan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Kepala Negara menyampaikan bahwa sejak awal pemerintah Indonesia telah mempelajari rencana tersebut dan berkomitmen kuat untuk berkontribusi aktif dalam implementasinya di lapangan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan keberhasilannya. Kami memahami bahwa akan ada banyak hambatan dan berbagai kesulitan, namun kami sangat optimistis dengan kepemimpinan Presiden Trump,” tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra itu menekankan bahwa Indonesia konsisten mendukung agenda rekonstruksi dan stabilisasi jangka panjang di Gaza. Fokus utamanya adalah pemulihan kehidupan warga sipil, pembangunan kembali institusi, serta penghormatan mutlak terhadap hak-hak rakyat Palestina.

Prabowo kembali menyuarakan bahwa seluruh upaya ini bermuara pada visi Solusi Dua Negara (Two-State Solution) sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan abadi.

Respons Trump dan Peran Global RI

Merespons dukungan tersebut, Presiden Donald Trump dalam pidatonya menyoroti urgensi kerja sama lintas negara untuk menjamin masa depan yang lebih baik bagi rakyat Gaza dan dunia.

Trump menilai pembentukan Board of Peace adalah langkah strategis karena berhasil menyatukan para pemimpin dunia yang memiliki komitmen kuat terhadap perdamaian kemanusiaan.

“Kita bekerja bersama untuk memastikan masa depan yang lebih cerah bagi rakyat Gaza, kawasan Timur Tengah, dan seluruh dunia. Saya meyakini bahwa Board of Peace, karena sebagian besar beranggotakan para pemimpin serta tokoh-tokoh yang sangat dihormati, terutama para pemimpin negara-negara Timur Tengah, juga negara-negara dari berbagai belahan dunia,” ucap Trump.

Keterlibatan aktif Indonesia dalam forum yang berbasis pada mandat resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi tonggak penting. Kehadiran Prabowo mengukuhkan transformasi peran Indonesia, dari sekadar kekuatan regional di Asia Tenggara kini melangkah maju menjadi kontributor utama penciptaan stabilitas global.