Hamas Konfirmasi Kematian Juru Bicara Abu Ubaida dan Sejumlah Komandan Senior

Abu Ubaida/X

Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengonfirmasi kematian juru bicara militernya yang ikonik, Abu Ubaida, bersama sejumlah komandan senior dalam perang Israel di Jalur Gaza yang telah berlangsung selama dua tahun. Informasi tersebut disampaikan Hamas dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin, dilansir dari TRT World.

Dalam pernyataan rekaman, sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, menyebut Abu Ubaida—yang memiliki nama asli Hudhayfah Abdullah al-Kahlout—tewas selama konflik berlangsung.

Abu Ubaida dikenal luas sebagai wajah dan suara utama Hamas sepanjang perang. Selalu tampil bertopeng dan jarang terlihat di muka umum, ia secara rutin menyampaikan pernyataan dan pembaruan situasi perang yang mendapat perhatian luas di tingkat internasional.

Selain Abu Ubaida, Hamas juga mengonfirmasi kematian kepala staf Brigade Qassam, Mohammed Sinwar. Ia memimpin sayap bersenjata Hamas dalam periode yang disebut kelompok tersebut sebagai “masa yang sangat sulit” setelah menggantikan komandan lama, Mohammed Deif.

Mohammed Sinwar diketahui merupakan saudara dari Yahya Sinwar, pemimpin politik Hamas di Jalur Gaza.

Hamas turut mengonfirmasi kematian sejumlah komandan senior lainnya. Salah satunya Mohammed Shabana, komandan Brigade Rafah, yang menurut Hamas tewas bersama Yahya Sinwar.

Kelompok itu juga mengumumkan kematian Hakam al-Issa, tokoh senior yang terlibat dalam pelatihan, pendidikan militer, dan perencanaan strategis. Selain itu, Raed Saad, yang disebut sebagai kepala divisi manufaktur senjata Hamas sekaligus mantan kepala operasi, juga dipastikan tewas.

Dalam pernyataannya, Hamas menyebut kematian para pemimpin tersebut sebagai bukti mahalnya harga yang harus dibayar oleh jajaran kepemimpinan selama perang. Meski demikian, Hamas menegaskan kehilangan tersebut tidak akan melemahkan perlawanan mereka.