BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.211 Triliun, Dorong Pemberdayaan

BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.211 Triliun, Dorong Pemberdayaan/BRI

Generasi.co, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat portofolio kredit UMKM sekitar Rp1.211 triliun hingga akhir Triwulan I 2026. Capaian tersebut menjadikan BRI sebagai bank dengan portofolio kredit UMKM terbesar di Indonesia.

Penyaluran pembiayaan tersebut menjadi bagian dari strategi BRI memperkuat ekosistem UMKM melalui pendekatan yang menggabungkan akses pembiayaan dan pemberdayaan. Pelaku usaha tidak hanya diarahkan memperoleh modal, tetapi juga mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan pemberdayaan menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM sekaligus perekonomian nasional.

“Di bawah supervisi Danantara Indonesia, BRI terus menjalankan peran strategisnya dalam mengakselerasi perekonomian nasional melalui penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif, khususnya UMKM. Kami meyakini bahwa pemberdayaan merupakan kunci agar pelaku usaha tidak hanya memiliki akses terhadap pembiayaan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Akhmad dalam keterangan resmi, Rabu (12/8/2026).

Program pemberdayaan BRI juga menyasar penguatan ekonomi berbasis desa dan komunitas. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5 ribu desa di seluruh Indonesia.

Melalui program KlasterkuHidupku, BRI juga telah mengembangkan lebih dari 43.337 klaster usaha. Program tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem usaha produktif berbasis komunitas.

Di sisi digital, BRI mengembangkan platform LinkUMKM sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM untuk terhubung dengan pasar, mitra bisnis, dan berbagai layanan keuangan. Hingga Juni 2026, platform tersebut telah dimanfaatkan lebih dari 17,3 juta pelaku UMKM.

Penguatan kapasitas usaha juga dilakukan melalui 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah. BRI telah menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan melalui fasilitas tersebut, dengan jumlah UMKM terdaftar mencapai 596 ribu.

BRI mengatakan rangkaian program tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan sebagai bagian dari Danantara Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui integrasi pembiayaan dan pemberdayaan, BRI terus memperkuat ekosistem UMKM agar semakin tangguh dan berdaya saing. Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen Danantara dalam menghadirkan investasi yang berdampak atau impact investment serta mendorong nilai tambah ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi Indonesia.