Cara Cek Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Secara Real Time

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau/abu.cikoytew.my.id

Generasi.co, Jakarta – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau meluas ke sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Banten, Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu. Masyarakat dapat memantau perkembangan sebaran abu melalui informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG memperbarui informasi sebaran abu vulkanik secara berkala melalui berbagai kanal informasi. Pemantauan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk mengetahui wilayah yang terdampak serta arah pergerakan abu vulkanik.

Berdasarkan informasi BMKG hingga Senin (7/9/2026) pukul 07.00 WIB, sebaran abu dari permukaan hingga ketinggian 15.000 kaki terpantau bergerak ke arah tenggara-barat laut. Sebarannya mencakup sebagian Banten, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, serta wilayah Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten beserta perairan di sekitarnya.

Sementara itu, abu vulkanik pada ketinggian dari permukaan hingga 50.000 kaki terpantau bergerak ke arah barat daya-barat. Sebaran tersebut mencakup Samudra Hindia di sebelah barat hingga barat daya Bengkulu, Lampung, dan Banten, menjauhi wilayah Indonesia.

Selain melalui kanal resmi BMKG, masyarakat juga dapat menggunakan situs pemantauan abu vulkanik yang dibuat oleh warganet Tri Purnomo Aji.

Situs tersebut menyediakan informasi mengenai gunung api yang berstatus Siaga serta arah pergerakan abu vulkanik. Pengguna juga dapat melihat perkiraan apakah wilayah tempat tinggalnya akan terdampak sebaran abu hingga 18 jam ke depan.

“Gue bikin web gratis buat cek abu vulkanik dari gunung yang lagi siaga di Indonesia. Tinggal buka, gak perlu install apa-apa. Yang bisa lu cek: gunung mana aja yang statusnya siaga sekarang, abunya lagi ke arah mana, dan yang paling penting, kota tempat lu tinggal bakal kelewatan abu apa kaga, dari sekarang sampe 18 jam ke depan,” kata Aji dalam unggahannya di Threads.

Aji menyebut data dalam situs tersebut bersumber dari lembaga resmi yang memantau abu vulkanik untuk kepentingan keselamatan penerbangan. Data itu, menurut dia, digunakan maskapai dalam menentukan rute penerbangan.

Berikut situs buatan Aji: abu.cikoytew.my.id.