Menkop Ferry: Koperasi Pesantren Harus Jadi Motor Ekonomi Umat dan Terhubung ke Koperasi Merah Putih

Menteri Koperasi Ferry Juliantono/IG

Generasi.co, Malang – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah memperkuat koperasi pesantren sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, pesantren memiliki modal sosial, sejarah panjang, dan jaringan yang kuat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri Sarasehan Nasional Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) sekaligus meresmikan Koperasi Sekunder Pesantren di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwah, Malang, pada 27 Juni.

Ferry mengatakan, pengembangan koperasi pesantren sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi rakyat melalui prinsip pemerataan, kemandirian, dan keadilan ekonomi.

“Pesantren memiliki modal sosial yang luar biasa, sejarah panjang, serta jaringan yang kuat dalam membangun kemandirian masyarakat. Potensi ini harus terus kita dorong agar menjadi kekuatan ekonomi nasional melalui koperasi,” ujar Ferry.

Ia menambahkan, Kementerian Koperasi akan terus mendukung pengembangan koperasi di lingkungan pesantren, termasuk memperluas akses pemasaran bagi berbagai produk unggulan yang dihasilkan pesantren.

Menurut Ferry, produk-produk tersebut nantinya dapat dipasarkan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sehingga memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

“Kita ingin produk pesantren tidak hanya tumbuh di lingkungan sendiri, tetapi mampu masuk ke pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat ekosistem ekonomi umat yang terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua PP MPDI Ayi Abdul Rasyid, Dewan Pakar PP MPDI Uril Bahruddin, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwah Muhammad Ajir Abdi Moenip, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Koperasi Ari Permana, serta Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa.