Mensesneg Prasetyo Hadi pastikan IKN tetap ibu kota negara meski disebut ibu kota politik dengan tiga cabang kekuasaan lengkap pada 2028.
Generasi.co, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap berfungsi sebagai ibu kota negara, meski Presiden Prabowo Subianto menargetkan IKN menjadi ibu kota politik pada tahun 2028.
Menurut Prasetyo, penamaan ibu kota politik merujuk pada terselesaikannya pembangunan tiga cabang kekuasaan negara sesuai konsep trias politica, yakni kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
“Maksudnya adalah dalam tiga tahun, pas untuk tiga entitas politik, tiga lembaga politik eksekutif, legislatif, yudikatif bisa selesai. Itu maksud dari Ibu Kota Politik,” jelas Prasetyo dikutip pada Jumat (26/9/2025).
Penetapan IKN sebagai ibu kota politik diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 yang diundangkan pada 30 Juni 2025.
Meski demikian, Prasetyo menegaskan fungsi IKN sebagai ibu kota negara tidak berubah. Ia menyampaikan pemindahan tiga cabang kekuasaan secara penuh ke IKN menjadi syarat agar kota tersebut dapat beroperasi sebagai ibu kota politik.
“Kan kalau kita pindah hanya eksekutif saja rapat sama siapa, itu maksudnya, bukan kemudian itu menjadi ibu kota politik atau ibu kota ekonomi,” ujarnya.
Prasetyo juga memastikan perubahan nomenklatur tidak mengubah tujuan awal pembangunan IKN.
“Enggak ada (perubahan tujuan awal IKN),” tegasnya.
Dalam Perpres tersebut, pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan IKN meliputi penataan ruang, pembangunan gedung perkantoran, hunian layak dan berkelanjutan, sarana prasarana pendukung, serta aksesibilitas.
Sebagai bagian dari pemindahan pemerintahan, sekitar 1.700 sampai 4.100 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan personel pertahanan akan ditempatkan di IKN. Pengembangan sistem pemerintahan cerdas dengan cakupan 25 persen juga direncanakan.
Langkah ini bertujuan mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan modern yang terintegrasi dan berfungsi penuh sebagai ibu kota negara sekaligus ibu kota politik.
(BAS/Red)










