Pertemuan Khusus Sejumlah Pejabat Tinggi dengan Prabowo Subianto, Begini Jawaban Ahmad Muzani

Foto: Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri Konferensi Pendidikan yang digelar oleh yayasan Darul Hikam di Bandung, Jumat (29/11/2024). (Istimewa)
Foto: Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri Konferensi Pendidikan yang digelar oleh yayasan Darul Hikam di Bandung, Jumat (29/11/2024). (Istimewa)

Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri makan siang bersama Presiden Prabowo dan sejumlah pejabat tinggi di Istana. Muzani tegaskan pertemuan bersifat informal tanpa agenda khusus.

Generasi.co, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri undangan makan siang bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dalam suasana santai tanpa agenda politik khusus.

Suasana Informal Tanpa Pembahasan Khusus

Muzani menegaskan bahwa acara makan siang tersebut bersifat kekeluargaan dan tidak membahas hal-hal serius.

“Ini seperti kebiasaan orang Indonesia, makan siang bersama. Tidak ada pembahasan khusus atau agenda politik,” jelas Muzani usai acara.

Selain Muzani, hadir pula:

  • Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR)
  • Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)
  • Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara)

Bantah Kaitan dengan Mundurnya Hasan Hasbi

Awak media sempat menanyakan apakah makan siang ini berkaitan dengan mundurnya Hasan Hasbi dari posisi Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO).

Muzani dengan tegas menyangkal adanya hubungan antara kedua hal tersebut.

“Tidak ada kaitannya sama sekali. Ini benar-benar pertemuan biasa,” tegasnya.

Momen Silaturahmi di Tengah Kesibukan Pemerintahan

Pertemuan makan siang ini dinilai sebagai bagian dari tradisi silaturahmi khas Indonesia yang tetap dijaga di lingkungan istana.

Beberapa analis politik melihat pertemuan informal semacam ini sebagai upaya menjaga koordinasi dan keharmonisan antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Meski tidak membahas isu strategis, kehadiran sejumlah tokoh kunci dalam kabinet dan parlemen dalam acara ini menunjukkan dinamika komunikasi yang intens di kalangan elite politik.

(BAS/Red)