Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Lawatan ke 5 Negara, Disambut Dasco hingga Gibran

Prabowo Subianto tiba di Indonesia disambut Dasco dan Gibran (Sumber: Instagram @sufmi_dasco)
Prabowo Subianto tiba di Indonesia disambut Dasco dan Gibran (Sumber: Instagram @sufmi_dasco)

Presiden Prabowo kembali ke Indonesia usai kunjungan ke lima negara. Ia sebut hasil lawatan produktif, termasuk terobosan CEPA dan rencana kampung haji.

Generasi.co, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mengakhiri rangkaian kunjungan luar negerinya dan tiba kembali di Tanah Air pada Rabu (166.7.2025) sore. Pesawat kepresidenan yang membawanya mendarat di Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat menuruni tangga pesawat, Prabowo tampak mengenakan pakaian safari berwarna krem dan peci hitam. Ia disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kepulangan Prabowo menandai berakhirnya lawatan luar negeri selama sekitar dua pekan ke lima negara strategis: Arab Saudi, Brasil, Belgia, Prancis, dan Belarus. Kepada wartawan, ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut memberikan banyak hasil positif.

“Alhamdulillah, saya tiba kembali di tanah air setelah lumayan ya, kalau tidak salah 15 hari. Saya pergi cukup lama, tapi alhamdulillah apa yang kita hasilkan cukup bagus,” ujar Prabowo.

“Hasilnya produktif, Anda sendiri dengar, pengumuman mereka ya, bukan pengumuman kita, pengumuman mereka. Mereka juga menilai sangat berhasil, banyak kemajuan yang kita capai di beberapa bidang,” sambungnya.

Salah satu hasil yang disoroti adalah sinyal positif dari pemerintah Arab Saudi terkait pembangunan perkampungan haji permanen untuk jemaah Indonesia.

“Secara prinsip mereka tidak keberatan, tapi tentunya akan dilakukan persiapan-persiapan perencanaan teknis. Saya sudah diberitahu, rencana-rencananya mudah-mudahan lancar,” ucap Prabowo.

Di kawasan Eropa, Prabowo mengumumkan terobosan besar dalam proses negosiasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang telah berlangsung selama satu dekade.

“Setelah 10 tahun perundingan alot, akhirnya kita mencapai kesepakatan Indonesia dan Uni Eropa akan masuk ke dalam apa yang disebut CEPA, Comprehensive Economic Partnership Agreement, yang itu sama dengan Free Trade Agreement,” jelasnya.

Tak hanya itu, dalam kunjungan ke Prancis, Indonesia mendapat kehormatan menjadi pemimpin defile militer dalam parade Hari Nasional Prancis—sebuah sejarah baru bagi negara-negara Asia.

“Hari Nasional Prancis ini sesuatu yang baru pertama kali dalam sejarah, suatu negara dari Asia memimpin defile,” tuturnya.

Lawatan ditutup dengan kunjungan ke Belarus, di mana Prabowo membuka peluang kerja sama baru di sektor pertanian, khususnya perdagangan pupuk dan komoditas.

(BAS/Red)